Jembatan Holtekamp Jayapura, Jembatan Termegah di Indonesia

Presiden Jokowi Bangun Jembatan Holtekamp Jayapura, Jembatan Termegah di Indonesia. Era kepemimpinan Presiden Jokowi, Indonesia membangun Jembatan Holtekamp Jayapura yang akan rampung tahun 2018.
Wilayah-wilayah di Indonesia memiliki jembatan yang menjadi ikon yang megah dan membanggakan warga setempat. Contohnya, Ambon punya ikon kebanggaan baru dengan Jembatan Merah Putih. Pontianak memiliki Jembatan Tayan. Dan Manado punya Jembatan Ir Soekarno. Semua desain ketiganya mengedepankan ornamen lokal.
Tak mau ketinggalan di era presiden Jokowi ini, Jayapura juga sedang membangun jembatan serupa, bahkan lebih megah dan lebih panjang. Bisa dibilang Jembatan Holtekamp Jayapura ini adalah merupakan jembatan termegah di Indonesia yang dibangun di era kepemimpinan presiden Jokowi.
Jembatan Holtekamp Jayapura
Ibu kota Provinsi Papua, Jayapura, tengah membangun Jembatan Holtekamp dengan total panjang 732 meter, dan berciri khas unsur plengkung dari baja. Jembatan ini memberi kesan kokoh dan perkasa.
Direktur Jalan dan Jembatan Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ahmad Ghani Ghazali mengatakan, pembangunan Jembatan Holtekamp Jayapura sebagai upaya pemerintah untuk menciptakan pemerataan pembangunan.
“Kami berupaya melakukan pemerataan pembangunan. Tidak hanya di Pulau Jawa, melainkan juga di Papua, Papua Barat, dan di seluruh Indonesia,” ujar Ghani kepada KompasProperti, di Jayapura, pada hari Minggu 19/2/2016 yang lalu.
Pada waktu itu Ghani menjelaskan, progres konstruksi Jembatan Holtekamp Jayapura sudah mencapai 62,8 persen dengan dana terserap 61 persen dari biaya konstruksi Rp 858 miliar jembatan utama yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Biaya Jembatan Holtekamp Jayapura

Selain dana APBN, tambah dia, pembangunan Jembatan Holtekamp juga dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua untuk jembatan pendekat arah Holtekamp dan APBD II dari Kota Jayapura untuk pembangunan jalan pendekat dan pembebasan lahan.
Jika ditotal, dana untuk membangun jembatan yang melintang di atas Teluk Youtefa ini senilai Rp 1,7 triliun.
Kepala Balai Jembatan Wilayah X Papua Osman Harianto Marbun menambahkan rincian pembangunannya dari dana APBN untuk jembatan utama sepanjang 400 meter, dana APBD dan APBD II digunakan untuk membangun jembatan pendekat sepanjang 332 meter yang terdiri dari 33 meter jembatan pendekat arah Hamadi dan 299 meter arah Holtekamp.
Jembatan dengan lebar 21 meter ini dibangun dengan tujuan untuk mempersingkat waktu tempuh dari Jayapura ke Muara Tami.
“Meski memiliki tingkat kesulitan dan risiko tinggi, Jembatan Holtekamp ditargetkan selesai pada 2018 nanti,” ucap Osman pada waktu itu.

Nilai strategis jembatan Holtekamp Jayapura

Keberadaan Jembatan Holtekamp Jayapura, lanjut Osman, memiliki nilai strategis karena dapat menjadi solusi kepadatan kawasan perkotaan, permukiman, dan kegiatan perekonomian di dalam Kota Jayapura.
lebih dari itu, jembatan ini juga bisa menjadi peningkat hubungan perekonomian antara Republik Indonesia dan Papua New Guinea yang selama ini melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw.
Oleh karena itu, adanya Jembatan Holtekamp Jayapura ini juga mampu mempercepat perjalanan menuju PLBN Skouw di Distrik Muara Tami.
“Dari kawasan pemerintahan (Jayapura) ke Muara Tami jaraknya 50 kilometer dengan waktu tempuh 2,5 jam karena harus memutar teluk Jika ada jembatan ini, jaraknya bisa dipangkas menjadi 33 kilometer, dengan waktu tempuh hanya 1,5 jam,” imbuh Osman.
Pembangunan Jembatan Holtekamp Jayapura dilaksanakan oleh kontraktor konsorsium PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero) Tbk, dan PT Nindya Karya.

Jembatan Holtekamp Jayapura adopsi ornamen daerah

Sebagaimana halnya jembatan panjang di wilayah lain yang sudah beroperasi, unsur desain atau ornamen khas daerah harus tampak dalam tampilan fisik Jembatan Holtekamp Jayapura.
Dengan demikian, Jembatan Holtekamp Jayapura diharapkan dapat menjadi kebanggan, ikon kota, serta tempat wisata bagi masyarakat Jayapura.
“Jayapura juga berbatasan dengan negara lain. Sehingga jembatan Holtekamp dapat menunjukkan kemampuan sektor konstruksi kepada negara tetangga,” ucap Osman. (Jembatan Holtekamp, Ikon Baru Jayapura Rampung 2018)

You might like

About the Author: admin

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.