Home / Uncategorized / Isu-isu bid’ah Seputar Maulid Nabi Muhammad SAW

Isu-isu bid’ah Seputar Maulid Nabi Muhammad SAW

Maulid Nabi Muhammad Saw – Anda sering mendengar isu-su Bid’ah Seputar TRADISI MAULIDAN atau Maulid Nabi Muhamad Saw? Banyak orang keliru memahamai substansi maulid Nabi Saw. Banyak isu-isu bid’ah Seputar Maulid Nabi berkembang. Isu-isu tersebut intinya menyerang adanya acara maulid Nabi Muhammad saw. Bahkan sebagian kalangan menuduh acara maulid Nabi Muhammaed adalah bid’ah sesat. Lebih dari itu, mereka menyebut musyrik kepada pelaku acara maulidan. Maulid Nabi Muhammad disebut ajang praktik kemusyrikan karena ghuluw (berlebihan) dan pemujaan terhadap Nabi Muhammad, yang menurut mereka tidak dibenarkan.

maulid nabi muhammad saw

Sudah tentu apa yang mereka sebutkan itu tidak benar. Maulid Nabi Muhammad adalah momen besar yang bisa dijadikan sarana melakukan kebaikan yang berpahala besar. Banyak para ulama yang kompeten dari kalngan Ahlussunnah wal Jamaah telah menyampaikan tentang dasar-dasar yang menjadi pegangan mayoritas umat Islam di dunia menyelenggarakan acara maulid Nabi.

Hal-hal kebaikan terkait Maulid Nabi Muhammad SAW

Hanya di sini, perlu kami sampaikan beberapa hal kebaikan yang berkaitan dengan pelaksanaan maulid Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam dalam konteks pelaksanaannya setiap bulan Robi’ul Awal :

a. Kami berkeyakinan bahwa perayaan maulid Nabi Muhammad dengan cara berkumpul untuk membaca dan mendengar Siroh Nabawi (perjalanan hidup Nabi), menghaturkan sholawat salam untuk beliau, melantunkan qosidah-qosidah pujian kepada beliau juga mendengarkannya, bersedekah makanan, dan membahagiakan orang banyak adalah perkara yang diperkenankan agama.

b. Kami tidak pernah menganjurkan untuk merayakan maulid Mabi Muhammad dengan cara-cara di atas hanya pada waktu atau hari tertentu. Bahkan barangsiapa meyakini kesunnahan merayakan maulid Nabi pada malam tertentu adalah bagian dari tuntunan agama, maka ia telah berbuat bid’ah. Karena mengingat dan menyebut Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam serta berupaya mengaitkan diri dengan beliau adalah kewajiban yang tidak dibatasi dalam waktu tertentu. Bahkan setiap jiwa orang beriman hendaknya dipenuhi dengan kecintaan yang membangkitkan keinginan untuk mengikuti apa yang telah beliau ajarkan pada setiap saat dan waktu.

c. Berkumpulnya manusia dalam momen acara Maulid Nabi Muhammad, juga momen-momen baik yang lain adalah sarana besar dan merupakan kesempatan emas yang tidak patut untuk dilewatkan. Terutama bagi para da’i dan para ulama untuk mengingatkan ummat pada Nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam. Untuk mengingatkan tentang akhlak Nabi Muhammad, etika beliau, tindak-tanduk beliau, perjalanan hidup beliau. Baik dalam bersosial maupun dalam beribadah. Dan hendaknya para da’i dan para ulama menasehati ummat, memberi petunjuk mereka menuju jalan kebajikan. Memberi peringatan agar meninggalkan keburukan serta akibat yang ditimbulkan yang berupa bala’ dan fitnah baik di dunia maupun di akhirat.

Di balik momen peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw

Dan Alhamdulillah, inilah yang terjadi sampai sekarang dalam setiap momen peringatan maulid Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam. Maka kami katakan “Bahwa berkumpul dalam memperingati maulid Nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam bukanlah tujuan. Akan tetapi ia adalah sarana yang mulia untuk tujuan yang mulia. Dan barangsiapa yang tidak dapat mengambil sedikit pun kemanfaatan dari agamanya maka ia akan terhalang untuk mendapatkan kebaikan-kebaikan hari lahirnya Rosululloh Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam”.

Wallohu a’lam.

Simpan

Simpan

Simpan

7 comments

  1. mengamankan posisi PERTAMAXXX
    hehehe
    cihuyy

  2. banyak infohnya disini .. sukses kang.. ijin donlotan ah 😉

  3. no comment, capek + bosan + manusia kurang kerjaan + manusia jenggot murahan

  4. ndak dibahas disini ya sob

    sudah tak pasang linknya teman.jazakallah

    • Sengaja kami hanya menampilkan gambarnya dulu. Kami sudah mempersiapkan artikelnya, akan diposting awal bulan Februari dalam rangka menyambut bulan kelahiran Nabi Saw tercinta. Sabar ya?

  5. mamo cemani gombong

    okeeeee sabar kan di sayang ……..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Beda Tingkatan antara "Orang Alim" dan "Orang Sholih"

Beda Tingkatan antara “Orang Alim” dan “Orang Sholih”. Dalam beberapa literatur Kitab Kuning yang saat ...