Israel Akan Terus Membangun Militer Guna Menghadapi Serangan Iran

Loading...

Menteri Pertahanan Israel: Keliru, Bila Berharap Akan Ada Reformasi di Iran

Islam-Institute.com, YARUSALEM – Menteri Pertahanan Israel, Moshe Ya’alon menegaskan, harapan akan reformasi di Iran paska adanya kesepakatan nuklir hanyalah sebuah asa kosong. Oleh karena itu, Ya’alon mengatakan, Israel akan terus membangun militer mereka guna mempersiapkan diri menghadapi serangan Iran.

“Israel harus mampu mempertahankan diri. Harapan untuk reformasi politik di Iran adalah salah,” kata Ya’alon dalam sebuah wawancara dengan majalah Jerman, Der Spiegel, seperti dilansir Israel Hayom pada Minggu (9/8/2015).

 

Israel Keliru Bila Berharap Akan Ada Reformasi di Iran
Menteri Pertahanan Israel, Moshe Ya’alon menegaskan, harapan akan reformasi di Iran paska adanya kesepakatan nuklir hanyalah sebuah asa kosong. (Reuters)

 

Dirinya menuturkan, kesepakatan nuklir Iran hanyalah sebuah langkah “melarikan diri” yang dilakukan Barat dari masalah nuklir yang selama ini menyelimuti Iran. Menurutnya, sejarah sudah cukup membuktikan, bahwa langkah serupa selalu berakhir tidak baik.

loading...

“Firasat saya adalah, para pemimpin politik di Barat lebih memilih untuk menunda masalah, untuk hari berikutnya, untuk tahun depan, untuk jangka waktu berikutnya,” sambun Ya’alon.

“Ada titik-titik tertentu dalam sejarah di mana orang percaya bahwa rekonsiliasi mungkin membawa solusi, tapi pada akhirnya kita harus membayar dengan harga tinggi. Ini adalah kasus yang terjadi dengan Iran sekarang,” imbuhnya.

Ya’alon menyatakan, pengembangan teknologi Iran seharusnya bukan dibatasi, tapi dihentikan untuk selamanya. Penghentian itu bisa menggunakan cara-cara damai, dengan menggunakan sanksi atau jalur diplomasi, atau dengan menggunakan cara yang lebih keras, yakni dengan menggunakan kekuatan militer.

Sebelumnya, seperti diberitakan Sindonews, dalam wawancara itu juga, Ya’alon menyiratkan untuk menyingkirkan para ilmuwan nuklir Iran, sebagai langkah pencegahan agar Iran tidak bisa mengembangkan senjata nuklir mereka. (al/esn)

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :