Home / Inspirasional / Islam Nusantara: 9 Langkah Membangun Peradaban Dunia

Islam Nusantara: 9 Langkah Membangun Peradaban Dunia

 

Dalam mencari solusi ancaman global ekstrimis yang telah menyebabkan kehancuran peradaban dunia, terkhusus di Timur Tengah, akibat ulah jaringan ekstrimis Wahabi, KH Yahya Cholil Staquf diundang untuk menyampaikan pemikiaran Islam Nusantara dalam Forum Global Philantropy. Konferensi tahunan Global Philantropy Forum (GPF 2016), diselenggarakan di Hotel Sofitel, Redwood City, California, USA, tanggal 4 – 6 April 2016.

 

KH Yahya Cholil Staquf yang menjabat Katib Syuriah Pengurus Besar NU (Nahdlatul Ulama) menyampaikan 9 (Sembilan) Langkah Islam Nusantara untuk memandu Pembangunan Kembali Peradaban Dunia.

 

Adapun point-point langkah tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Mendesak Saudi dan Qatar untuk menghentikan program Wahhabisasi global mereka,
  2. Mendesak Iran untuk menyatakan dengan tegas komitmen untuk melepas segala ambisi ekspansionis dan bekerja sama penuh dengan Masyarakat Internasional menuju perdamaian yang adil dan langgeng,
  3. Membantu Pemerintah Saudi untuk melakukan konsolidasi internal bagi stabilitas politik dalam negerinya sehingga tercipta atmosfir yang aman dan percaya diri dalam menjalani pergaulan internasional, baik di lingkungan regional maupun lingkungan yang lebih luas,
  4. Menghentikan perang Yaman,
  5. Mengalahkan dan mengeliminasi ISIS beserta segala ancaman yang ditimbulkannya dengan setuntas-tuntasnya,
  6. Mengisolasi konflik dalam negeri Suriah dan mewujudkan penyelesaian yang adil dan damai,
  7. Mewujudkan penyelesaian yang adil dan damai bagi masalah Palestina,
  8. Mewujudkan penyelesaian yang adil dan damai bagi masalah Kurdi.
  9. Membantu pembangunan kembali dan pemulihan Suriah, Iraq, Yaman, Mesir dan Turki.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Para Penentang Pancasila Agar Tinggalkan Indonesia

KH Said Aqil Siradj minta para Penentang Pancasila agar tinggalkan Indonesia. Ketua Umum Pengurus Besar ...