ISIS Tidak Mampu Dikalahkan Selama Arab Saudi Sponsori Wahabisme

Kongres AS mengumumkan pendapatnya bahwa ISIS enggak akan dapat dialahkan selama Arab Saudi tetap sponsori ajaran Wahabi berkembang ke seluruh dunia ….

 

 

Islam-Institute, WASHINGTON DC  – Baru-baru ini sebuah sidang dengar pandangan kongres AS  mengunkapkan bahwa Amerika Serikat nggak akan dapat mengalahkan kubu teroris global semacam Daesh (ISIS) selama Arab Saudi tetap mensponsori ajaran Wahabisme.

Berbicara dalam sidang kongres yang ditayangkan oleh C-SPAN pada awal Januari itu, anggota Kongres Partai Demokrat dari Georgia, Hank Johnson menjelaskan, “Memang benar … bahwa ideologi ISIS terlalu terkait dengan Wahabisme.”

Anggota Kongres, Johnson, dalam panel sidang itu menanyakan ke peserta, Robert Ford, seorang eks duta besar AS untuk Suriah, “Apakah adil untuk menjelaskan bahwa sokongan Saudi dalam ajaran Wahabismenya sudah menciptakan lahan subur bagi usaha perekrutan ISIS?”

Robert Ford, yang sekarang menjabat selaku senior di Institut Timur-Tengah Washington itu menjawab, “Saya rasa promosi Wahabisme yang dilaksanakan Saudi ialah sungguh-sungguh sebuah problem waktu dikaitkan dengan perekrutan ISIS.”

“Jadi, dengan kata lain kita nggak akan sanggup untuk mengalahkan gerakan jihad global yang sebagian besar didasarkan pada ideologi Wahhabisme yang merupakan ideologi agama sokongan negara Arab Saudi tanpa entah bagaimana meminta keluarga kerajaan untuk menarik sokongan keuangan kepada penyebaran ajaran Wahabi (ke seluruh dunia). Apakah itu penilaian yang adil?” tanya anggota parlemen AS itu.

Michael Joseph Morell, eks direktur aksi dari agen mata-mata AS, Central Intelligence Agency (CIA), menjawab pertanyaan itu dengan menjelaskan, “Perlu ada dialog dengan Saudi soal sokongan mereka kepada Wahhabisme dan bagaimana semestinya wahabisme diperlakukan.”

Sidang itu juga membicarakan miliaran dolar senjata dan amunisi yang dijual Amerika Serikat untuk Arab Saudi.

Aksi teroris ekstrim seperti Daesh (ISIS) dan kubu anggota milisi lain yang sejenis, membunuhi kaum Muslim yang nggak sesuai dengan ideologi mereka, dan menuduh muslim lain selaku kafir.

Takfirisme (suka mengkafirkan) bersumber dari ajaran Wahabi, melahirkan ideologi radikal yang waktu ini dianut oleh anggota kerajaan dan sebagian besar penduduk Arab Saudi dan secara bebas di ajarkan oleh ulama-ulama Saudi.

Wahabisme dan biaya Arab Saudi turut berperan aktif dalam memasok anggota kelompok-kelompok ekstrimis yang terdiri dari orang-orang penganut Wahabisme seluruh dunia selama beberapa tahun terakhir. Terutama di negara-negara Timur Tengah seperti Irak dan Suriah serta Afrika Utara, dimana hal itu sudah menyebabkan perang berdarah dan kejahatan keji, memaksa jutaan orang mengungsi dari tanah air mereka dan menyebabkan korban mati ratusan ribu penduduk sipil. (AL/ARN)

 

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :