Berita Suriah

ISIS Susupkan Pembunuh ke Kamp Pengungsi PBB

ISIS Susupkan Pembunuh ke Kamp Pengungsi PBB dengan Menyamar Jadi Pengungsi

ISIS mencuci otaknya tentang umat Kristen, dan menemukan perbedaan yang sangat kontras dengan kenyataan yang ia lihat dari umat Kristen. Dan kita berbicara di negara Yordania yang meminta semua orang untuk bangkit dan melawan ISIS.

Islam-Institute, LONDON – Kelompok teroris ekstrim ISIS tidak berhenti menebar teror terhadap warga kristen, meski mereka sudah berada di belahan dunia di luar kekuasaan mereka. Menurut seorang relawan, ISIS mengirimkan pembunuh terlatih yang menyamar sebagai pengungsi wanita ke kamp-kamp pengungsi PBB untuk menculik dan membunuh orang-orang kristen.

Menurut sang relawan, para pengungsi tersebut takut untuk melaporkan hal tersebut karena bisa jadi mereka yang melaporkan akan menjadi target berikutnya.

“Anggota ISIS menyamar sebagai pengungsi dengan agenda mereka sendiri. Mereka seperti mafia. Orang-orang bahkan dibunuh dalam kamp dan para pengungsi dilanda ketakutan untuk mengatakan jika mereka melihat seseorang dibunuh”, katanya seperti dikutip dari laman Express, Sabtu (24/10/2015).

Rasa takut yang sengaja ditebar ISIS, membuat kasus pembunuhan sulit untuk diungkap. “Jika Anda bertanya kepada mereka, mereka akan berkata ‘Aku tidak tahu, aku tertidur,” lanjutnya.

Taktik ini diketahui setelah seorang anggota ISIS membelot dan menyadari kesalahannya. Mantan anggota ISIS itu menyaksikan umat Kristen membantu pengungsi lainnya dalam kamp. Ia kemudian mengaku telah disusupkan ke kamp pengungsi untuk membunuh warga Kristen sebagai bagian dari ideologi kebencian yang dianut kelompok tersebut sebagai upaya menghapus agama kristen dari peta dunia.

“Dia mengungkapkan bagaimana ISIS mencuci otaknya tentang umat Kristen, dan menemukan perbedaan yang sangat kontras dengan kenyataan yang ia lihat dari umat Kristen. Dan kita berbicara di negara Yordania yang meminta semua orang untuk bangkit dan melawan ISIS,” ujar sang relawan. (AL/ARN/MM/Sindonews)

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker