Jasa Web Alhadiy
Berita Suriah

ISIS Serang Kamp Yarmouk, Pengungsi Palestina Semakin Menderita

18.000 Pengungsi Palestina di Kamp Yarmouk Diserang Militan ISIS

ISIS dan Front al-Nusra yang merupakan afiliasi Al-Qaeda, bekerjasama dalam melakukan serangan di Kamp Yarmouk.

Kamp YarmoukDewan Keamanan (DK) PBB telah meminta akses masuk ke kamp Yarmouk di Damaskus, Suriah, di mana terdapat 18.000 pengungsi Palestina yang diserang kelompok militan ISIS.

Seorang pejabat PBB yang dikutip BBC, Selasa, 7 April 2015, mengatakan situasi memburuk sejak 1 April, ketika ISIS mulai melakukan serangan, dengan milisi Palestina kini berusaha menahan serbuan ISIS.

Duta Besar Yordania Dina Kawar, yang kini menjabat sebagai ketua DK PBB beranggotakan 15 negara, menyerukan perlindungan bagi warga sipil, akses kemanusiaan dan bantuan untuk menyelamatkan nyawa.

Pierre Krahenbuhl dari badan kemanusiaan Palestina Unrwa, dalam laporannya ke DK PBB menyebut situasi menjadi semakin buruk dari sebelumnya. Wakil Palestina di PBB, Riyad Mansour, mengatakan menyelamatkan pengungsi adalah prioritasnya.

Dia meminta pada negara-negara anggota PBB, untuk merelokasi pengungsi Palestina ke wilayah lain di Suriah atau negara lain. Beberapa laporan menyebut ISIS kini menguasai hampir 90 persen wilayah Yarmouk.

 

ISIS dan Front al-Nusra Bekerjasama Pengungsi Palestina di Kamp Yarmouk

Lokasi pengungsi Palestina itu dianggap strategis bagi ISIS, karena dekat dengan pusat kota Damaskus. Pejabat Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Ahmed Majdalani, mengatakan delegasi dalam perjalanan ke Damaskus.

Mereka akan mendiskusikan koridor kemanusiaan dengan pemerintah Suriah dan faksi-faksi Palestina di kamp pengungsi Yarmouk. Pejabat Unwra, Chris Gunnes, menegaskan situasi tidak manusiawi di dalam kamp.

“Tidak ada makanan, tidak ada air dan sangat sedikit obat. Orang-orang bersembunyi di dalam rumah, terjadi pertempuran di jalan-jalan. Ini harus dihentikan dan warga sipil harus dievakuasi,” kata Gunnes.

Organisasi pengawas HAM Suriah mengatakan, ISIS dan Front al-Nusra yang merupakan afiliasi Al-Qaeda, bekerjasama dalam melakukan serangan di kamp Yarmouk, yang telah menjadi lokasi pengungsi Palestina sejak perang Arab-Israel 1948.

Sebelum pecahnya perang sipil di Suriah, terdapat lebih dari 150.000 pengungsi Palestina di Yarmouk. (al/vivanews/bbc)

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker