Iran Akan Lebih Eratkan Hubungan dengan Indonesia

Iran anggap Indonesia selaku Sahabat di waktu susah dan suka dan ingin lebih eratkan hubungan secara lebih luas dengan Indonesia ….

 

Ketua DPD RI Irman Gusman (kanan) bercakap-cakap dengan Duta Besar Iran untuk Indonesia Valiollah Mohammadi diruang kerja, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (4/5). Kedatangan Valiollah selaku perkenalan dirinya selaku dubes Iran yang baru bertugas di Indonesia. FORUM/Arief Manurung

 

Islam-Institute, JAKARTAValiollah Mohammadi, Duta Besar Iran untuk Indonesia menceritakan, pihaknya amat siap untuk mengembangkan hubungan dengan Indonesia. Menurut dia, waktu ini kesempatan untuk mengembangkan hubungan ini amat terbuka, sebab sanksi dan embargo yang selama mengekang Iran telah dicabut.

“Iran mengumumkan kesiapannya untuk mengembangkann kerjasama di segala bidang, terutama di bidang teknologi dan investasi seta kerjasama di bidang infrastuktur, seperti kilang, jalan dan rel kereta api, dan pembangkit listrik dengan seluruh negara, khususnya indonesia,” ucap Mohammadi pada Selasa (9/2).

Di kesempatan yang sama, dirinya juga menjelaskan, Indonesia ialah bagian sahabat Iran. Menurut Valiollah Mohammadi, Indonesia senantiasa ada, baik dalam keadaan Iran tengah baik seperti sekarang, atau tengah terkukung, waktu Iran masih dijerat sanksi dan embargo.

“Terang, Iran ndak akan pernah melupakan sahabat-sehabatnya yang berdiri di samping Iran selama masa sulit sanksi. Indonesia, negara yang ramah dan bersaudara, sudah dinilai selaku bagian negara yang berdiri di samping Iran di saat-saat sulit,” sambung Valiollah Mohammadi.

“Tentu, dalam atmosfer baru ini, Iran dan Indonesia akan mempunyai interaksi lebih luas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada waktu ini, kesempatan yang layak dalam mengembangkan hubungan di segala bidang sudah terbuka lebar,” pungkas Valiollah Mohammadi.

Hubungan diplomatik antara Iran dan Indoensia sendiri telah terjalin cukup lama. Kedua negara setidaknya telah menjalin hubungan semenjak 50 tahun lalu, atau sebelum revolusi Islam di Iran pecah. Revolusi Islam di Iran baru terjadi 37 tahun lalu, atau pada tahun 1979.  (AL/SFA/SindoNews)

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :