Irak dan Libya Dulu dan Sekarang

Loading...

Irak dan Libya Dulu dan Sekarang. Belumkah kamu tahu soal negeri Irak dan Libya? Mereka di tahun 90-an disuruh oleh penguasa Saddam Husein dan Muammar Khadafi. Irak dan Libya ialah dua negara besar waktu itu.

Forum-forum internasional seperti PBB dibuat berdecak kagum oleh kesejahteraan dan kemuliaan rakyat Irak dan Libya. Rakyatnya tak terbebani pajak, nikah disantuni negara. Universitasnya berlimpah dengan perpustakaan modern, para pelajar dari luar negeri beberapa menuntut ilmu di sana.

Irak terkenal selaku negeri 1.001 malam, selaku gambaran ketakjuban internasional pada negara ini. Saddam Husain terkenal dengan julukan pemimpin besar Islam waktu itu. Apa pandangan Irak, maka Organisasi Islam internasional, OKI, akan mengangguk.

Begitu juga dengan Libya, Muammar Khadafi terkenal selaku Singa Padang Pasir. Enggak ada yang berani dengan negara ini, sebuah negara di wilayah Afrika Barat ini.

loading...

Hilangnya kedamaian, kesejahteraan dan kemuliaan rakyat paska dibunuhnya Saddam Husein & Muammar Khadafi

Dulu, syiar Islam tumbuh subur dalam kedamaian dan kedaulatan negara-negara ini. Kaum muslim, non muslim, bahkan komunis tumbuh subur dan rukun damai. Libya termasuk negara makmur.

Tetapi, apa jadinya soal Irak, paska Saddam Husein meninggal dunia dalam penggerebekan? Kemudian bagaimana berita Libya sesudah Muammar Khadafi terbunuh dan dihinakan?

Kedua negara ini kehilangan kedaulatan dan rontok pulalah kedamaian, kesejahteraan, kemuliaan rakyatnya. Dan Saat ini, tiada lagi jaminan keselamatan bagi warganya…. Kemudian kapan terakhir engkau menguping kata Irak dan Libya? Dapatkah mereka menyampaikan berita dakwah Islam rahmatan lil’alamin?

Mari belajar ke “kehancuran Irak dan Libya”, jangan mau dipanas-panasi oleh usaha adu domba dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. NKRI Harga Mati, Hidup Pancasila, Indonesia Jaya!

Salam Indonesia Mercusuar Dunia!

loading...

( Hari Usmayadi Cak Usma )

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :