Instabilitas Wilayah; pengakuan AS Untuk Menutupi Peran Merusaknya

James Mattis, Menteri Pertahanan Amerika Serikat

Instabilitas Wilayah; pengakuan AS Untuk Menutupi Peran Merusaknya

Sementara kubu teroris terus beroperasi di bawah penjagaan Amerika Serikat, Gedung Putih menjadikan Iran selaku problem penting bagi ketidakstabilan di wilayah.

Dalam komentar terbaru Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis menjelaskan maksud Washington waktu ini ialah untuk mengubah perilaku Iran di wilayah. Sementara itu, Amerika Serikat berbicara soal persiapan untuk melaksanakan perbincangan dengan Tehran.

Semenjak awal kemenangan Revolusi Islam Iran, rezim Amerika merupakan musuh utama bangsa Iran. Di masa itu, Amerika Serikat meluncurkan gerakan anti-Iran dengan maksud menciptakan wilayah yang tak aman dan menjual senjata ke negara-negara Arab di wilayah serta memeras mereka.

Sekaitan dengan problem ini, Doktor Philip Giraldi, analis hubungan internasional menjelaskan, ini ialah bagian dari operasi gabungan pemerintah Amerika Serikat dan CIA melalui jaringan dan media yang berafiliasi dengan AS.

Oleh sebab itu, istilah “penggulingan” dalam pidato para pejabat AS, bahkan kalau disangkal, tapi bagaimanapun juga tak diragukan lagi bahwa melemahkan Iran bagi Amerika Serikat mempunyai arti strategis. Target Amerika ialah memotivasi Iran ke krisis.

Noam Chomsky

Noam Chomsky, ilmuwan terkemuka Amerika menjelaskan, Amerika Serikat bertanggung jawab atas beberapa perang dan konflik internasional dan penyebab penggulingan pemerintah melalui kudeta, seperti kudeta 28 Mordad (Agustus 1953), kepada pemerintah Iran yang sah. Menyokong kubu teroris dan Daesh ialah aksi lain Amerika Serikat merusak aturan dan hukum internasional, tapi Amerika Serikat bahkan menuduh Iran mendestabilisasi wilayah.

Loading...
loading...

Keputusan strategi Amerika Serikat tak berubah selama 40 tahun terakhir untuk berhadapan dengan sistem independen Republik Islam Iran dan bila ada yang tak sama maka itu cuma pada metodenya. Pada titik ini, strategi Amerika ialah menciptakan kekuatiran, pesimisme dan ketidakpercayaan kepada Iran dan untuk mengganggu peran regional Iran serta merusak hubungan antara Iran dan komunitas internasional.

Brigjen Amir Hatami, Menteri Pertahanan Republik Islam Iran hari Sabtu (28/7) dalam pernyataannya menerangkan bahwa musuh dengan kelancangan full bukan cuma menabrak seluruh perjanjian dan komitmen, tetapi juga berusaha memboikot Iran. Menurut dia, rakyat Iran dengan back-ground sejarah full martabat dan power serta sudah menyumbangkan ratusan ribu syahid dan veteran untuk melestarikan Revolusi Islam, dipastikan akan melewati keadaan yang ada waktu ini.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei waktu berjumpa dengan para komandan angkatan bersenjata menyebut bagian power luar biasa dari sistem ini ialah berdiri melawan ketidaksukaan dan kecemberutan dari negara adidaya. Beliau mengingatkan bahwa bagian metode dari power agresif ialah menakut-nakuti bangsa dan pemerintah serta memaksa mereka menjamin kepentingan ilegalnya ialah mempertunjukkan muka cemberut dan membesar-besarkan diri.

Mengacu pada berbagai persekongkolan semenjak awal kemenangan Revolusi Islam Iran, Rahbar berpendapat bahwa kalau Republik Islam dan bangsa Iran takut akan power arogan dan mundur berhadapan dengan mereka, maka telah tak ada lagi bekas dan tanda yang tersisa dari Iran dan masyarakat Iran.

Loading...

Source by Hakim Abdul

loading...

You might like

About the Author: Hakim Abdul

KOLOM KOMENTAR ANDA :