Inilah Hal yang Perlu Engkau Ketahui dari Kehidupan Santri di Pondok Pesantren

Islam Institute
MusliModerat.Com – Menguping kata santri, apa yang terbesit dalam benakmu? Seluruh pasti akan menjawab pondok pesantren. Ya, sebab pondok pesantren terlalu kental dan ndak mampu dipisahkan dengan santri. Memang, tak sama sekali antara murid dalam pendidikan formal dengan santri dalam pandangan pesantren.Selaku seorang santri, sesungguhnya beberapa hal anti-mainstream yang jarang atau enggak dikerjakan oleh kebanyakan orang. Kalangan santri sesungguhnya ialah kaum intelektual yang mempunyai beberapa keistimewaan, yang enggak dipunyai oleh orang lain. Dapat dibilang mereka ialah kaum di atas rata-rata. Tetapi, sesungguhnya beberapa yang belum mengerti dan mengetahuinya. Tahukah jikalau mereka ialah orang-orang hebat, yang patut dijadikan teladan?Beberapa tokoh-tokoh penting di negeri ini ialah jebolan pondok pesantren alias pernah nyantri,seperti Gus Dur, Din Syamsudin, Syafii Maarif, Mahfud M.D, Gus Mus, dan tokoh-tokoh besar lainnya. Mereka seluruh ialah produk pesantren.

Berikut ini akan penulis paparkan mengenai hal seputar dunia santri yang wajib kamuketahui danhal-hal anti-mainstream yang jarang diketahui oleh kebanyakan orang. Selaku inspirasi dan motivasiagar hidupnggak gitu-gitu saja. Ya, supaya kamumengambil petuah dan hikmah yang sesungguhnya cuma dipunyai dan dinikmati oleh mereka.

1. Ketahuilah, Sesungguhnya Santri Akan Mempergunakan Waktunya dengan Terlalu Produktif.

Dalam dunia pesantren, telah masyhur bahwasanya waktu itu ibarat pedang. Kalau enggak mau tertebas tajamnya, maka pergunakanlah waktu dengan baik dan maksimal. Adagium itulah yang diyakni dan dipakai seorang santri selaku hal yang wajib dipraktekkan dalam kehidupannya.

Mereka enggak akan melewatkan sedetik waktu pun untuk berbuat hal yang enggak berguna. Ketahuilah, bahwa mereka akan melaksanakan hal-hal positif dalam kesehariannya, seperti membaca buku, mecatat, berdiskusi, baca Al-Quran,ngaji kitab kuning, serta aktivitas lainnya yang berguna dan produktif.

2. Mereka Itu Pejuang Ummat yang Mesti Dipertahankan Habitatnya.

Sesungguhnya, seorang santri ialah pejuang ummat yang wajib dijaga kelestariannya. alasannya, hitungan total mereka waktu ini terlalu langkapopulasinya dan jarang ditemukan keberadaannya. Kecuali di pesantren-pesantren saja. Itulah mengapa mereka wajib dipertahankan habitatnya, agartak punah digerus zaman.
Pada zaman modern ini,terlalu sedikityang mau masuk dan menimba ilmu di pesantren. Kebanyakaan orangakan memilih sekolah-sekolah yang prestisius dan bonafit untuk menunjang masa depan. Tetapi, kadar intelektual dan spiritualnya kosong.

3. Sesungguhnya, Santri ialah Intelek yang Pintar.

Beberapa yang enggak tahu bahwasanya santri itu terlalu smart. Bagaimana ndak? Mereka akan berlama-lama mengaji dari kyaiatau pun guru-gurunya agarbisa memaknai kitab kuning atau dalam kalangan pesantren disebut dengan kitab gundhul. Ya, sebab ndak seluruh orang mampu memaknai dan membaca kitab yang enggak ber-harakat itu.
Aktivitas membaca dan memaknai kitab kuning pun enggak mudah kita jumpai di lembaga-lembaga pendidikan formal, kecuali cuma ada di pesantren saja. Apalagi mereka santri yang jago baca kitab.Mereka enggak perlu memaknai kitab pun, mampu membacanya dengan cepat. Hebat kan?

4. Beberapa yang Enggak Tahu Bahwa Mereka Berusaha Mempersiapkan Diri untuk Calon Jodohnya.

Ketahuilah!Bahwasanya seorang santri itu sesungguhnya berusaha dan berjuang untuk mempersiapkan diri menjemput calon jodohnya. Ya, mereka berusahamenjadi imam yang baik,memimpin, dan menjaga bahtera keluarganya kelak.Oleh sebab itu, mereka enggak mau melaksanakan hal-hal yang dicegah agama dan pastinyatak mau begitu saja berbuat sesuatu yang kebanyakan anak muda melakukannya.
Hingga-sampai mereka punharus belajar mandiri. Mulai darimemasak di dapur pondok, mencuci, dan menyetrika pakaian sendiri. Sebenarnya seorang santri patut dijadikan calon pendamping buat menemani hidupmukelak. So, jangan kalian sia-siakan kesempatan ini. Hehehe.

5. Sebenarnya, Kaum Santri ialah Kaum Terdidik.

Memangbanyak perspektif buruk pada santri yang sesungguhnya ndak terbukti kebenarannya. Sebab sesungguhnya kaum santri ialah kaum terdidik. Mereka mendedikasikan hidupnya untuk mencari dan menimba ilmu, selaku bekal untuk melangsungkan dan menjalani kehidupan yang lebih baik.
Bayangkan mereka akan berlama-lama dan menekuni mengkaji ilmu, mengaji kitab kuning, dan berlelah-lelah dalam memeriksa ilmu agama. Ya, itulah sesungguhnya biladibilang bahwa kaum santri ialah kaum terdidik.

6. Kalian Enggak Tahu Jika Mereka Itu Disiplin dan Tepat Waktu.

Mungkin kebanyakan anak sekarang sering terlambat dalam apapun itu. Mau berangkat sekolah, telat.Mau janjian sama teman, telat.Mau kemana-mana, sering telat. Beda dengansantri yangdisiplin dan tepat waktu.
Karenamereka sering bangun pagi untuk mandi, waktu dinginnya udara pagi, mereka berjuang untuk melawannya. Tentunya mereka akan sholat Subuh berjamaah dan nggak telat bangun paginya.Nggak cuma itu.Waktu adzan berkumandang, mereka cepat cepat-cepat ke masjidagar enggak ketinggalan buat sholat jemaah. Nggak on time gimana tuh?

7. Santri Itu Menghormati dan Takzim ke Para Gurunya.

Kalian yang pernah merasakan jadi santri atau mondok di pesantren, pastinya nggak akan kaget dengan hal ini. Santri biasanya akan terlalu takzim pada kyai atau guru-gurunya. alasannya, mereka menganggap kyai atau guru-gurunya sebagaimana layaknya kedua orang tua mereka.
Apalagi jikalau santri yang takzim se-takzim-takzimnya, mereka akan menyalami kyainya dan mengecup tangannya dalam-dalam. Ada juga santri yang rela mempersiapkan sandal kyainya sebelum gurunya tersebut keluar dari majlis ilmu.
Wah, ini yang perlu diteladani bagi seorang murid ke gurunya lho!

8. Kalian Enggak Paham Jika Mereka ialah Makhluk Sosial Tingkat Tinggi.

Jadi santri wajib mempunyai jiwa sosial yang tinggi. Karenasantri dididik untuk berperilaku baik dan berakhlak mulia. Nggak jarang santri wajib makan bareng berbarengan teman-temandalam satu wadah yang sama. Dan inilah yang jadi hal yang enggak ditemukan di tempat mana pun, kecuali di pondok pesantren saja.
Nggak cuma itu. Santri pun akan terlalu bersosialisi dengantemannya, berdiskusi berbarengan, dan bercengkerama bareng dalam hal kebaikan. Mencuci baju pun berbarengan biar ada teman yang diajak bicara. Hehehe.

9. Tatkala sebagian besar Anak Muda Berfoya-foya, Mereka Melaksanakan Hal-hal yang Mulia.

Di zaman modern ini,beberapa anak muda yang bersenang-senang menikmati hingar-bingarnya dunia. Santri akan melewatkannya dengankegiatan positif. Merekanggak ikutan arus kawula anak muda, nongkrong di tepi jalan, dan ke mall cuma untuk menghabiskan waktu saja. Mereka sesungguhnya menahan untuk melaksanakan hal yang sia-sia denganberbuat kebaikan serta beraktivitas positif.
Mereka malah berjibaku dengan tumpukan kitab kuning dan kitab referensi yang wajib dikaji dan dipelajari.

10. Bagi Mereka Ujian Pondok Bukanlah Hal yang Menakutkan. Tetapi, Ujian Sejatinya Ialah Ujian Hidup.

sebagian besar siswagalau gara-gara ujian sekolah ataupun UN. Hingga dibela-belain nggak tidur semalam suntuk pakai sistem SKS (Sistem Kebut Semalam), cuma untuk belajar materi pelajaran yang diujikan besoknya. Seorang santri tetap santai. Bukannya mereka enggak belajar atau menyepelekan ujian. Bagi mereka ujian bukanlah hal yang menakutkan.Sesungguhnya ujian sesungguhnya ialah ujian hidup. Luar biasa ya? Hehehe. Salut deh buat mereka!
Hal anti-mainstream lainnya ialah waktu pengambilan kartu ujian pondok. Waktu mereka melaksanakan beberapa pelanggaran, mereka akan memperoleh hukuman. Misalnyamembersihkan kamar mandi, area pondok pesantren, ataupun baca Al-Quran. Rajin banget, ya?

11. Ketahuilah, Mereka ialah Sosok Hebat yang Patut Kalian Teladani.

Beberapa produk pesantren yang sudah sukses dan telahgelut di bidangnya masing-masing. Sebutlah Gus Dur, Muhaimin Iskandar, Imam Nachrawi, Mahfud M.D, Said Agil Siraj, dan Quraish Shihab. Mereka pernah jadi seorang santri. Apa kamunggak mau menyusul jejak mereka?
Untuk itu,bergurulahpada mereka.Ke para santri yang mempunyai intelektual dan spiritual yang mantap,tentunya. Menimba ilmu dan pengalaman dengan memabaca karya-karyanya, biografinya, dan sepak terjangnya. Dengan begitu, kamuakan terinspirasi dan termotivasi untuk jadi pribadi yang lebih baik.

Oleh sebab itu, sesungguhnya kaum santri mempunyai hal-hal yang enggak dipunyai oleh kebanyakan orang. Kebiasaan dan aktivitas anti-mainstream yang cuma dikerjakan oleh mereka.[Firmanda Taufiq/hipwee]

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :