Inilah Bukti Kepedulian Jokowi Pada Korban Gempa NTB

Jokowi Bersama TGB Tinjau Rumah Roboh Akibat Gempa NTB
Loading...

Inilah Bukti Kepedulian Jokowi Pada Korban Gempa NTB

Indonesia berduka, gempa 6,4 SR mengguncang wilayah Lombok dan Sumbawa, NTB. Gempa bumi dengan kekuatan 6,4 SR yang mengguncang Lombok dan Sumbawa bisa dirasakan hingga sebagian daerah Bali. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (29/7/2018) pukul 05.47 WIB. Sampai Senin pagi masih diikuti gempa susulan, setidaknya hingga 200 kali.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sampai hari ini, berdasarkan data sementara BPBD NTB, tercatat 14 orang meninggal dunia, 162 jiwa luka-luka dan ribuan unit rumah rusak.

Menghadapi gempa bumi ini, Presiden Joko Widodo bertindak cepat. Hal ini membuktikan bahwa orang nomor satu di Indonesia ini memiliki kepedulian yang tinggi terhadap musibah gempa NTB.

Apa saja yang dilakukan Jokowi dalam menangani musibah gempa ini? Berikut adalah sebagian dari tindakan Presiden Jokowi yang menunjukkan bagaimana kepeduliannya yang begitu nyata….

1. Bertindak Cepat

Begitu mendengar kabar bahwa gempa telah terjadi di wilayah NTB, Presiden Joko Widodo langsung memimpin rapat terbatas terkait gempa tersebut. Ratas itu dilakukan di Bandar Udara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Besar, Minggu, 29 Juli 2018.

Seusai rapat terbatas, presiden mengatakan, telah memerintahkan segenap jajarannya, baik Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Menteri Sosial, Menteri PU dan Perumahan Rakyat, dan Panglima TNI untuk segera bergerak membantu masyarakat yang terkena musibah.

Hadir dalam rapat terbatas tersebut, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, serta Komandan Paspampres Mayjen TNI Mar. Suhartono.

Presiden Jokowi berharap hari Senin sudah terorganisasi untuk turun semuanya sehingga dari pusat, dari provinsi, dan dari kabupaten bisa bergerak bersama-sama. Presiden sendiri berencana mengunjungi langsung lokasi bencana gempa dan menengok para korban. (pikiran-rakyat)

2. Cepat Tanjau Lokasi Gempa

Usai meninjau posko pengungsian dan bertemu dengan warga, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau rumah yang roboh akibat gempa bumi tersebut. Jokowi mendengarkan langsung keinginan warga yang lebih ingin dibantu dengan uang daripada dibangun oleh pemerintah.

Seperti dilansir situs berita nasional detikcom, Senin (30/7/2018) Jokowi bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) pergi ke belakang posko pengungsian. Di sana Jokowi dan TGB melihat beberapa rumah yang roboh dan hancur.

Jokowi dan TGB lantas membahas soal jumlah rumah yang rusak. Jokowi memperoleh usulan dari TGB agar melibatkan kepala desa untuk mengani kerusakan akibat gempa.

Jokowi menyempatkan diri untuk berbincang dengan salah satu pemilik rumah yang roboh tersebut.

“Jadi ini ingin dibangun lagi?” Tanya Jokowi.

“Iya Pak,” jawab pria tersebut.

“Habis berapa perkiraannya?” Tanya Jokowi.

“Sekitar 40 Pak (Rp 40 juta),” kata pria itu.

INFO PENTING

“Oh, ya sudah. Gitu aja, sekitar 40 lebih,” kata Jokowi kepada TGB, Kepala BNPB Willem Rampangiley dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (detiknews)

Jokowi-TGB Kompak Tangani Korban Gempa NTB

3. Jokowi-TGB Kompak

Ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terdampak gempa, Jokowi ditemani Gubernur NTB TGH Zainul Majdi (TGB). Ini menunjukkan Jokowi kompak duet bersama TGB menangani dampak gempa NTB.

Pasca gempa terjadi, Jokowi langsung memerintahkan supaya bantuan untuk warga yang terdampak gempa segera disalurkan. Jokowi menginstruksikan agar TGB berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Instruksi tersebut disampaikan Jokowi seusai rapat tertutup bersama TGB.

Jokowi yang sudah menerima laporan secara komprehensif perihal dampak dari gempa NTB, langsung memberikan tugas kepada BNPB, kepada Menteri PU, kepada Mensos, pada Panglima TNI juga, untuk segera bergerak membantu masyarakat yang terkena musibah.

Jokowi sudah bersama TGB di NTB sejak Minggu (29/72018), dalam rangka menangani korban gempa. (detiknews)

4. Sampaikan Duka, Beri Uang Tunai Rp 50 Juta

Presiden Joko Widodo mengucapkan duka mendalam kepada korban gempa bumi di Nusa Tenggara Barat. Presiden mendoakan korban meninggal dunia, semoga arwahnya diterima di sisi Allah dan diberikan tempat terbaik di sisi-NYA.

Presiden Jokowi memastikan, pemerintah terus menginventarisasi rumah warga yang rusak akibat gempa. Presiden pun menginstruksikan supaya bantuan yang diberikan kepada korban gempa, terutama yang rumahnya rusak, berupa uang tunai. Hal ini sesuai dengan permintaan masyarakat agar diberikan uang saja, biar bisa dibangun rumahnya kembali.

Direncanakan satu keluarga akan diberikan uang tunai sebesar Rp 50 juta untuk memperbaiki rumah yang rusak. (kompasnasional)

5. Jokowi Benar-benar Bertemu Warga

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengunjungi‎ lokasi yang terkena dampak gempa di Kabupaten Lombok Timur, Senin pagi (30/7/2018).

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi (TGB).

Dalam kunjungan ini, Presiden ingin memastikan bahwa penanganan dampak gempa dapat diselesaikan dengan cepat dan baik, seperti adanya bantuan pelayanan kesehatan, ketersediaan logistik dan kebutuhan dasar bagi pengungsi, serta tersedianya layanan pendidikan darurat.

Dalam hal ini, artinya Presiden bukan hanya main instruksi tetapi benar-benar melihat dan bertemu langsung dengan warga yang terkena dampak bencana dan juga menyerahkan bantuan. (tribunnews)

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :