Ini Waktu Paling Baik untuk Aqiqah

Ini Waktu Paling Baik untuk Aqiqah

Aqiqah amat dianjurkan dalam Islam. Hukumnya sunnah muakkad, khususnya bagi orang yang sanggup mengerjakannya. Aqiqah dianjurkan saat anak baru lahir. Jika belum sempurna keluarnya, apalagi masih dalam kandungan, aqiqahnya tak sah. Jika ada yang melaksanakan aqiqah saat itu, itu tak dinilai selaku aqiqah.

Aqiqah dianjurkan sampai seorang anak dewasa. Karenanya, melaksanakan aqiqah saat dewasa itu dibolehkan. Akan tetapi, saat anak dewasa orang tua tak lagi dianjurkan mengaqiqahkannya. Jadi anak tersebut, aqiqah untuk dirinya sendiri. Maksudnya, dia yang menanggung seluruh ongkos yang berhubungan dengan aqiqah.

Kendati aqiqah dianjurkan sampai baligh atau dewasa, tapi waktu terbaik aqiqah ialah saat hari ketujuh seusai kelahiran. Hal ini berdasarkan hadis:

كُلُّ غُلاَمٍ مُرْتَهَنٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ السَّابِعِ وَيُحْلَقُ رَأْسُهُ وَيُسَمَّى

“Tiap-tiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya. Disembelih pada hari ketujuh, dicukur gundul rambutnya, dan diberi nama.” (HR. Ahmad)

Hadis ini menunjukan waktu paling baik untuk aqiqah ialah hari ketujuh. Pada hari itu juga dianjurkan memotong rambut anak dan memberi namanya.

Source by Ahmad Naufal

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.