Ini Orang-orang Yang Tangannya Patut Dicium saat Lebaran

Ini Orang-orang Yang Tangannya Patut Dicium saat Lebaran

Pada masa lebaran masarakat biasa berkunjung sesamanya. Mereka melaksanakan ramah-tamah 1 sama lain. Mereka juga saling berjabat tangan selaku tanda kelapangan dada mereka untuk menerima kekurangan sesama. Malah sebagian orang mencium bolak-balik tangan kyai.

Islam menganjurkan umatnya untuk mencium tangan orang-orang saleh, orang berilmu, dan tentu saja orang tua. Mereka seluruh itu ialah orang-orang mulia di depan Allah SWT.
ويسن تقبيل يد الحي لصلاح أو نحوه من الامور الدينية، كعلم وزهد، ويكره ذلك لغني أو نحوه من الامور الدنيوية، كشوكة ووجاهة، ويسن القيام لاهل الفضل إكراما، لا رياء وتفخيما.

Artinya, “Dianjurkan mengecup tangan orang lain sebab kesalehannya dari aspek keagamaan seperti sebab ilmu agamanya, kezuhudannya. Dan makruh mencium tangan orang kaya atau faktor duniawi lainnya seperti kekuasaannya atau jabatannya.

Kita juga dianjurkan berdiri untuk menghormati orang-orang berakhlak mulia atau mempunyai keutamaan lainnya secara agama, tanpa niat riya atau niat mengagungkannya,” (Lihat Abu Bakar bin Muhammad Syatha Ad-Dimyathi, I‘anatut Thalibin, juz 3, halaman 305).

Jika ke orang tua yang membesarkan raga kita dianjurkan untuk mencium tangan, apalagi kepada para kyai, guru agama, dan orang-orang saleh yang mendidik akhlak kita ke Allah dan makhluk-Nya. Para kyai ialah pembimbing rohani. Hal ini disinggung oleh Syekh Rasyidi dalam Syarah Sittin Problem-nya Syekh Ramli dalam 2 larik berikut ini.
فذاك مربى الروح والروح جوهر
وذاك مربى الجسم والجسم كالصدف

Artinya, “Dialah pembimbing rohani # rohani ialah mutiara
Dialah pembimbing jasmani # jasmani layaknya cangkang kerang.”

Mencium tangan para kyai dan orang-orang saleh dianjurkan kapan saja, terlebih di masa lebaran seperti ini.Wallahu a‘lam. (Alhafiz K/NU Online)

Source by Hakim Abdul

You might like

About the Author: Hakim Abdul

KOLOM KOMENTAR ANDA :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.