Ini Bahaya Medsos: Dari Medsos, ISIS Gali Data Pribadi Calon Korban

Website Islam Institute

Bahaya Media Sosial: ISIS Gali Data Pribadi Calon Korban Dari Medsos

Islam-Inastitute, WASHINGTON – Ternyata Medsos sanggup jadi bahaya besar bagi usernya. Baru-baru ini, ISIS mengumumkan lebih dari 1.000 data personal milik member angkatan bersenjata dan pegawai pemerintahan Amerika Serikat (AS). Mereka yang Ada dalam daftar tersebut ialah target tindakan mematikan yang akan dilaksanakan oleh kubu ekstrimis yang mengatas-namakan Islam itu.

Menurut penuturan seorang ahli, kemungkinan kubu ekstrim yang dipimpin oleh Abu Bakar al-Baghdadi itu mengumpulkan data pribadi calon korban melalui akun media sosial.

“Besar kemungkinan ISIS mempergunakan Linkedln, Facebook, Twitter, YouTube atau bagian dari sekian beberapa media sosial untuk memperoleh data dan info Soal pegawai pemerintahan AS,” ucap pengamat politik Colin P. Clarke seperti dikutip Xinhua, Sabtu (15/8/2015).

 

 

“Saya mungkin akan terkejut kalau ISIS tidak mempergunakan hal itu,” tambahnya lagi. Menurut Clarke, hal ini mempertunjukkan beberapa member ISIS yang paham akan teknologi, sehingga amat mudah untuk memperoleh data tersebut dari sejumlah media sosial yang mungkin begitu berharga bagi mereka, seperti milik badan pemerintah AS.

Adapun pihak intelijen cenderung berusaha untuk mengumpulkan data yang sama, terkait siapa member ISIS atau calon member yang akan direkrut.

Generasi sekarang “begitu beberapa info” yang sedikit dirahasiakan. Saya pikir tren ini berlaku di sebagian masarakat, dan tidak cuma di Amerika Serikat, tetapi secara global. Kita membiarkan seluruh orang duduk untuk menyaksikan kita,” katanya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, ISIS menyebarkan kisaran 1.400 data personal masyarakat AS dan sekutunya di dunia maya selaku target tindakan mematikan. Data itu disebar oleh kubu yang mengakui selaku Divisi Cyber kubu ekstrimis yang mengatas-namakan Islam itu. (al/esn)

You might like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.