Ibnu Abdillah Al-Katibiy dan Dukun Tidak Berani Sentuh Sendok

Loading...

Dia bernama Ibnu Abdillah Al-Katibiy pernah bersama-sama dukun yang nggak berani menyentuh sendok. Dalam seminar sering dia bercerita, waktu pelatihan di satu daerah, dia suatu waktu kecolongan ada peserta yang ternyata orang itu sesungguhnya ialah dukun yg menyamar jadi peserta pelatihan dan ruqyah masal.
Tatkala sesi ruqyah masal, orang itu duduk di shof kedua laki-laki. Dan sebelah kiri agak berjarak, shof prempuan.
Di tengah-tengah pembacaan doa-doa ruqyah oleh ustadz Ibnu Abdillah Al-Katibiy, seorang peserta ini mengerakkan tangannya yg oleh ustadz dikiranya itu reaksi jin khodam dalam tubuhnya. Lalu orang itu mengeluarkan keris kecil dari tasnya.
Lantas orang itu seakan melempar ke kanan dan ke kiri dengan sesuatu yg nggak tampak. Spontan bagian peserta laki-laki muntah dan bagian peserta wanita kesurupan. Dari situ ustadz Ibnu Abdillah Al-Katibiy paham kalo orang itu ialah dukun.

loading...

Ustadz Ibnu Abdillah Al-Katibiy mendatangi dukun

loading...

Lantas Ibnu Abdillah Al-Katibiy meminta seorang anggota team untuk menggantikannya membaca doa-doa ruqyah. Lantas ustadz mendatangi dukun tersebut.
sesudah sampai di hadapannya ustadz menanyakan, “Mau apa engkau di sini? Mau nantang saya?”
Lalu ustadz Ibnu Abdillah minta panitia ambilkan satu sendok. sesudah sendok itu datang maka ustadz menjelaskan ke dukun itu :
“Kalau engkau dapat menyentuh sendok ini satu kali saja, maka saya akan berguru kepadamu dan seluruh peserta di sini saya suruh juga berguru padamu.”
Lalu sendok itu oleh ustadz dibacakan satu doa, dan ustadz menaruh di bawah di depan si dukun. Reaksinya, dukun tersebut melotot dan marah. Lantas si dukun mengambil kerisnya dan dimasukkan ke dalam tasnya lalu berangkat tanpa menyentuh sendok itu.
Apakah jadi musyrik ustadz Ibnu Abdillah Al-Katibiy yang mempergunakan sendok untuk menundukkan ilmu dukun tersebut? Pertanyaan ini ditujukan ke mereka yg sedikit-sedikit tuduh musyrik ke ummat Islam.

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :