IAEA: Iran Patuhi Kesepakatan Nuklir Internasional

IAEA: Iran Patuhi Kesepakatan Nuklir Internasional


loading…

WINA – Iran terus mentaati ketentuan perjanjian nuklirnya dengan power dunia walaupun Amerika Serikat (AS) sudah menarik diri. walau kayak gitu, Negeri Mullah itu dinilai dapat lebih cepat dan lebih proaktif dalam memungkinkan inspeksi sekejap.Beginilah penilaian yang diberikan oleh badan pengawas nuklir PBB yang mengawasi penyelenggaraan dari perjanjian itu.

Dalam laporannya yang pertama semenjak Presiden AS Donald Trump mengumumkan penarikan Washington pada 8 Mei, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menjelaskan Iran tetap dalam batas pada tingkat memperkaya uranium, stok uranium yang diperkaya dan item lainnya.

Akan tetapi IAEA tampaknya menegur Iran sebab menyeret kakinya pada apa yang disebut “akses tambahan” inspeksi di bawah Protokol Tambahan agensi, yang diterapkan Iran di bawah kesepakatan itu. Inspeksi semisal itu sering dilaksanakan dalam waktu singkat.

IAEA menjelaskan Protokol Tambahan demi seluruhnya situs dan tempat di Iran perlu dikunjungi.

“Kerja sama yang tepat waktu dan proaktif oleh Iran dalam menyediakan akses tersebut bakal memfasilitasi implementasi Protokol Tambahan dan meningkatkan kepercayaan,” kata IAEA dalam laporannya semisal dilansir dari Reuters, Jumat (25/5/2018).

Laporan itu datang berbarengan Prancis, Inggris, dan Jerman yang berebut demi menyelamatkan penawaran inti dari sokongan sanksi dengan imbalan pembatasan aktivitas nuklir Teheran. Trump menerapkan kembali sanksi AS kepada Teheran, mengancam bakal mengakhiri kesepakatan dan mendukung pembalasan dari Iran.

IAEA sudah berulang kali membela kesepakatan tersebut, menjelaskan bahwa IAEA menciptakan rezim verifikasi paling kuat di dunia.

Loading...
loading...

Berbicara pada konferensi pers dengan pemimpin Rusia Vladimir Putin di Saint Petersburg, Presiden Prancis Emmanuel Macron menjelaskan laporan itu masuk menuju penjuru yang benar dan menghibur.

Para diplomat yang mengikuti agensi itu menjelaskan pemeriksaan bulan lalu turun menuju jeruji kawat, tetapi seorang diplomat senior yang pun akrab dengan pekerjaan IAEA menjelaskan pada hari Kamis bahwa laporan itu bukan membebani Iran.

“Ndak ada problem. Itu cuma sebuah dorongan. IAEA ingin memastikan bahwa bukan bakal ada problem,” katanya, menambahkan bahwa bukan ada perubahan dalam perilaku Iran bagus selama kuartal pertama 2018 atau semenjak pengumuman Trump.

Trump menyaksikan banyak “kekurangan” dalam kesepakatan itu, masuk didalamnya bahwa tidak sedikit pembatasan-pembatasannya yang luntur dari waktu menuju waktu dan bahwa itu bukan mengatasi program rudal balistik Iran atau perannya dalam konflik regional semisal tempur di Suriah dan Yaman.

Sejumlah perusahaan Barat semisal raksasa minyak Prancis Total sudah menjelaskan mereka bisa jadi wajib berhenti dari Iran sebab langkah AS. Pejabat senior dari negara-negara lain yang menyetujui perjanjian – Prancis, Inggris, Jerman, Rusia, Cina dan Iran – berjumpa di Wina pada hari Jumat demi membicarakan langkah berikutnya.

IAEA: Iran Patuhi Kesepakatan Nuklir Internasional

Loading...

[Surce]

loading...

You might like

About the Author: Muhammad Najib

KOLOM KOMENTAR ANDA :