Hukum shalat orang yang bertato Apakah shalatnya sah atau tidak

Shalat Orang Yang Bertato
Hukum shalat orang yang bertato

Hukum shalat orang yang bertato Mungkin sebagian dari kita pernah bertanya-tanya, bagaimanakah shalat orang yang bertato. Apakah shalatnya sah atau tidak?..dan bagaimanakah kalau meninggal, apakah tato tersebut wajib dihilangkan atau tidak. Berikut penjelasan Soal hukum shalat orang yang bertato.
Hukum shalat orang yang bertato menurut Ustadz Muhibbul Aman Aly rubrik Cahaya Nabawi dalam bab Istifta’ mengenai hal hukum shalat orang yang bertato:”Apabila tato tersebut dilaksanakan dengan cara memasukkan jarum yang lalu diberi zat pewarna seperti cara yang umum dilaksanakan, maka hukumnya haram dan shalatnya tidak sah sebab Ada zat pewarna yang najis karena tercampur dengan darah. Oleh karenanya wajib cepat dibersihkan.

Loading...
loading...

Apabila menurut dokter bisa membahayakan, maka dimaafkan untuk shalat dan tidak wajib dihilangkan. Apabila orang yang bertato ini meninggal, menurut sebagian ulama tato ini tidak boleh dihilangkan sebab bisa melukai mayat. Tetapi menurut sebagian ulama yang lain boleh (tidak wajib) dihilangkan. Lihat Hasyiyah Assyarwani ‘Ala Tuhfatu al-muhtaj hal:127 juz:II.

Seperti ini penjelasan singkat Soal problem Hukum shalat orang yang bertato ini, semoga bisa berguna.

SHARE THIS
Loading...

loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :