Hukum Bicara Ketika Khutbah Jum’at

Hukum Bicara Ketika Khutbah Jum’at

Hukum Bicara Saat Khutbah Jum’at

jamaah masjid istiqlal sedang mendengarkan khutbah. Photo by: bimas islam kemenag

Jum’at termasuk hari yang dimuliakan dalam Islam. Pada hari tersebut dianjurkan memperbanyak amal soleh. Di antara amalan sunnah yang dapat dikerjakan pada hari Jum’at ialah membaca al-Qur’an, mandi Jum’at, menggunakan pakaian yang baik pada ketika shalat Jum’at, dan lain-lain.

Sebagaimana diketahui, sebelum shalat Jum’at, khatib diharuskan khutbah terlebih dahulu. Pada ketika khatib khutbah dianjurkan demi menyimak apa yang disampaikan khatib.

Bagi orang yang berbicara dan ngobrol pada ketika khatib khutbah, dia tak bakal memperoleh kesempurnaan ibadah shalat Jum’at. Dalam hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim disebutkan orang yang berbicara ketika khatib menyampaikan khutbah pahalanya sebagai hilang.

Rasulullah berkata:

إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ يَوْمَ اَلْجُمُعَةِ أَنْصِتْ وَالْإِمَامِ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ

“Apabila kau berkata terhadap temanmu padahal ketika itu imam sedang khutbah dengan ucapakan ‘diamlah’, maka kau kehilangan pahala” (HR: Bukhari dan Muslim)

Kehilangan pahala maksudnya di sini ialah kehilangan keutamaan pahala Jum’at yang diinginkan oleh tidak sedikit orang. Karena itu, supaya kita memperoleh pahala shalat Jum’at dan sempurna ibadah yang kita kerjakan, dengarkanlah materi yang disampaikan khatib dan tak berbicara dengan orang lain ketika khatib khutbah. Jangankan berbicara, menyuruh orang diam saja telah dapat membikin pahala shalat Jum’at berkurang.

Source by Ahmad Naufal

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

KOLOM KOMENTAR ANDA :