Hizbut Tahrir Setelah Ambruknya Negara Libiya

Hizbut Tahrir Setelah Ambruknya Negara Libiya. Heh !!!! Ndasmu sempal po? Lekno matamu!!! Jewer kupingmu!!! Awal awal Revolusi Libya, Hizbut Tahrir lebih dulu membangun persepsi bahwa Sayyidina Muammar Khadafi itu antek Barat, memakai sistem kafir dan bla bla persis dengan apa yang sedang dilakukan di sini di Indonesia. Yaitu selalu mengkritisi dan memberitakan buruk rezim yang berkuasa.
Dan apa kenyataannya? Justru setelah situasi chaos, ternyata hanya menjadi karpet merah bagi Barat untuk menguasai sumber daya alam Libiya! Terbukti setelah beberapa hari berselang dari tumbangnya Muammar Khadafi, perusahaan minyak Itali ENI langsung beroperasi. Puluhan ladang minyak juga digarap oleh perusahaan minyak Perancis.
Dan pasca Revolusi berdarah itu, setelah tumbangnya pemerintah dan setelah porak porandanya Libiya, Hizbut Tahrir yang pada mulanya selalu teriak-teriak dengan penegakan Syari’at Islam dengan issu Khilafahnya tidak menunjukkan batang hidungnya. Ironis, menyedihkan sekaligus menggelikan. Sampai saat ini masih banyak orang Islam terpesona isu-isu khilafah.

Hizbut Tahrir Bungkam Di Libya

Di Libya, sampai hari ini, iya, sampai detik ini, jangankan menegakkan Syari’at Islam, bersuara saja tidak! Silahkan anda googling sepuasnya untuk mencari berita bagaimana peran Hizbut Tahrir pasca runtuhnya Libiya itu. Kalau saya tidak perlu mencarinya, tapi saya tahu melalui bisikan anak buah Iblis yang menjadi sekutu mereka.
Tapi anehnya, entah mimpi entah delusi, tiba tiba saya melihat Jama’ah 212 mengepung kedutaan Amerika dengan orasi menggeleger pembebasan Al Quds. Tapi saya tidak melihat tokoh tokoh klasik berjubah itu, sepertinya para demonstran bukannya memakai Jubah dan Sorban putih. Melainkan mereka memakai blangkon dan bersarung batik, alamat apa ini?
Simbah Yai Maimoen dan Gus Mus yang saya sangat yaqin lebih Alim dan faham keummatan saja nggak ikut HTI kok, lha Raimu mau ikut Ulama apa kinthil pengacau?
Gus Najih Maimoen yang sangat teguh dan sangat sangat berghiroh Islamiyyah saja ketika ada kalimat HTI disebut Ghodlob kok. Gurunya Gus Najih yaitu Sayyid Muhammad Al Maliki yang sundul langit ilmunya juga tidak ikut HT. Lalu Habib Umar bin Hafidz apa ikut HT? Lha terus diapuranmu itu siapa kok nggaya?
Oleh: Zainal Maarif
Note:  *kinthil = ikut , *Ghodlob = marah, *diapuranmu = dirimu, *nggaya = banyak tingkah

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :