Haruskah Menutup Aurat Waktu Wudhu’?

Kerjakan Tiga Hal Ini Agar Wudhu Sempurna

Haruskah Menutup Aurat Waktu Wudhu’?

Sebelum mengerjakan shalat diharuskan bersuci terlebih dahulu. Caranya ialah dengan mengerjakan wudhu’. Tanpa wudhu’ shalat yang dikerjakan tidak sah. Sebab wudhu’ termasuk dari pintu masuk keabsahan sebuah ibadah.

Kecuali mengerjakan yang wajib atau rukun wudhu’, kita juga dianjurkan untuk mengerjakan sunnah wudhu’. Misalnya, membaca basmalah, kumur-kumur, memasukan air ke dalam hidung, dan lain-lain.

Kecuali itu, dianjurkan menutup aurat waktu berwudhu’, walaupun tidak ada orang yang melihatnya. Akan tetapi, bila ada orang yang menyaksikan kita wudhu’ atau wudhu di tempat umum, wajib untuk menutup aurat.

Syeikh al-Nawawi dalam Nihayatul Zein menerangkan:

ويسن ستر عورته إن لم يكن ثم من يحرم نظره إليها وإلا وجب

“Disunnahkan menutup aurat walaupun tidak ada orang yang menyaksikan, tapi jika ada yang menyaksikan hukumnya wajib”

Dengan sedemikian, sekalipun Ada di kamar mandi sendirian, khususnya sesudah mandi misalnya, tetap dianjurkan wudhu dalam keadaan menutup aurat.

IslamiDotCo Shared by Ahmad Naufal

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.