Hadits Mengenai hal Fitnah Akhir Zaman dari Dzurriyah Nabi



Islam-Institute.com – anak cucu Nabi (habaib) yang tidak ikut adab dakwah dan akhlak datuknya akan jadi fitnah akhir zaman.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ عُثْمَانَ بْنِ سَعِيدٍ الْحِمْصِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَالِمٍ حَدَّثَنِي الْعَلَاءُ بْنُ عُتْبَةَ عَنْ عُمَيْرِ بْنِ هَانِئٍ الْعَنْسِيِّ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ يَقُولُ كُنَّا قُعُودًا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ فَذَكَرَ الْفِتَنَ فَأَكْثَرَ فِي ذِكْرِهَا حَتَّى ذَكَرَ فِتْنَةَ الْأَحْلَاسِ فَقَالَ قَائِلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا فِتْنَةُ الْأَحْلَاسِ قَالَ هِيَ هَرَبٌ وَحَرْبٌ ثُمَّ فِتْنَةُ السَّرَّاءِ دَخَنُهَا مِنْ تَحْتِ قَدَمَيْ رَجُلٍ مِنْ أَهْلِ بَيْتِي يَزْعُمُ أَنَّهُ مِنِّي وَلَيْسَ مِنِّي وَإِنَّمَا أَوْلِيَائِي الْمُتَّقُونَ ثُمَّ يَصْطَلِحُ النَّاسُ عَلَى رَجُلٍ كَوَرِكٍ عَلَى ضِلَعٍ ثُمَّ فِتْنَةُ الدُّهَيْمَاءِ لَا تَدَعُ أَحَدًا مِنْ هَذِهِ الْأُمَّةِ إِلَّا لَطَمَتْهُ لَطْمَةً فَإِذَا قِيلَ انْقَضَتْ تَمَادَتْ يُصْبِحُ الرَّجُلُ فِيهَا مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا حَتَّى يَصِيرَ النَّاسُ إِلَى فُسْطَاطَيْنِ فُسْطَاطِ إِيمَانٍ لَا نِفَاقَ فِيهِ وَفُسْطَاطِ نِفَاقٍ لَا إِيمَانَ فِيهِ فَإِذَا كَانَ ذَاكُمْ فَانْتَظِرُوا الدَّجَّالَ مِنْ يَوْمِهِ أَوْ مِنْ غَدِهِ

Artinya:
Abdullah bin Umar berkata, “Waktu kami duduk-duduk di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bercerita mengenai hal fitnah, panjang lebar beliau bercerita seputar fitnah itu sampai beliau menyebutkan mengenai hal fitnah Al Ahlas. Seorang laki-laki lalu menanyakan, “Wahai Rasulullah, apa itu fitnah Al Ahlas?” Beliau menjawab: “Adanya permusuhan dan Pertempuran, lalu fitnah sarra’ yang asapnya muncul dari bawah ke-2 kaki seorang laki-laki ahlu-bait ku (anak cucu Nabi). Ia mengklaim berasal dari anak cucu ku padahal bukan (tidak diakui Nabi). Wali-wali ku ialah orang yang bertaqwa. Lantas orang-orang akan berdamai pada seorang laki-laki layaknya pangkal paha yang bertumpuk di tulang rusuk (Komitmen yang semu). Lantas akan muncul fitnah seorang yang buta (dengan kekuasaan), tidak seorang pun dari ummat ini kecuali ia akan memperoleh 1 tamparan di mukanya (bencana kerusakan darinya).Tatkala fitnah itu sudah dinilai setelah,tapi fitnah tersebut malah berkelanjutan.

Hadits Fitnah Akhir Zaman

Seorang laki-laki yang paginya beriman jadi kafir di waktu sore,sehingga manusia akan jadi 2 kubu;sekelompok orang yang beriman dan tidak ada kemunafikan dalam keimanannya,dan sekelompok orang yang full kemunafikan dan tidak ada keimanan padanya.
Kalau keadaan Anda semua telah begitu,maka tunggulah munculnya Dajjal pada hari itu atau keesokan harinya (dekat kemunculannya).”

Hadits ini Riwayat Abu Dawud No. 4242, Bab dzikrul fitan wa dalailuha. [Islam-Institute.com/ab]

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.