Habib Umar bin Hafidz : Cara Buruk Raih Kekuasaan Bisa Hancurkan Calon Pemimpin

Hadiri Dialog Ulama, Gus Najih Sampaikan Pesan Habib Umar

Habib Umar bin Hafidz : Cara Buruk Raih Kekuasaan Bisa Hancurkan Calon Pemimpin

Habib Umar bin Hafidz mengatakan bahwa cara yang buruk dari calon pemimpin untuk meraih kekuasaan akan bisa menghancurkan dan menjatuhkan calon pemimpin tersebut. Habib Umar mengharapkan calon pemimpin Indonesia menggunakan cara-cara dan metode yang baik dan benar dalam upaya meraih kekuasaan.

“Calon pemimpin tidak pantas bagi dirinya menggunakan metode yang buruk, yang kotor, untuk meraih keinginan untuk berkuasa. Dia harus mencari cara-cara yang baik dan metode yang benar dalam keinginan yang dia ingin capai,” ujar Habib Umar seusai acara Dialog Peradaban Lintas Agama dengan tema “Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa atas dasar Rahmat Kemanusiaan” di Hotel Aryaduta, Tugu Tani, Jakarta, Sabtu (13/10).

Habib Umar bin Hafidz mengingatkan, calon pemimpin pada khususnya dan umat pada umumnya tidak menggunakan cara-cara provokasi dan adu domba dalam upaya meraih keinginan. Pasalnya, cara-cara tersebut bisa memecah belah dan menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa dan umat.

“Kami menyatakan kepada semua kelompok, sikap anarkis dan provokasi atas kepentingan politik membahayakan keutuhan bangsa, bisa menimbulkan perpecahan, dan sulit mencapai kesejahteraan masyarakat,” ujar dia.

Loading...
loading...

Habib Umar bin Hafidz : Cara Buruk Raih Kekuasaan Bisa Hancurkan Calon Pemimpin

Habib Umar bin Hafidz : Islam mengajarkan agar umat Islam menciptakan dan menjaga perdamaian

Agama Islam dan Alquran, kata Habib Umar, mengajarkan agar umat Islam menciptakan dan menjaga perdamaian, termasuk dengan mereka yang berbeda agama, berbeda kepercayaan, dan berbeda pandangan politik. Dia yakin, hal serupa diajarkan oleh agama-agama lain yang ada di dunia.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita mewujudkan ajaran agama agar kita menjadi pembawa damai, tidak menimbulkan provokasi dan memecah belah umat demi kekuasaan semata,” pungkas Habib Umar.

Acara dialog peradaban lintas agama bersama Habib Umar bin Hafidz itu dihadiri oleh sejumlah tokoh agama. Antara lain Rohaniwan Romo Franz Magnis-Suseno, Pendeta Martin Lukito Sinaga, Bikku Dammashubho Mahatera, Hery Ariyanto Azumi selaku Sekjend Majelis Dzikir Hubbul Wathon.

Selain itu, hadir juga putri Gus Dur Yenny Wahid dan eks Ketum GP Ansor Nusron Wahid.

Loading...

Sumber: BeritaSatu.com

loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :