Habib Seggaf bin Mahdi, Habib Berilmu, Toleran dan Ramah

Habib Seggaf bin Mahdi, Habib Berilmu, Toleran dan Ramah

Anak cucu Rasulullah Saw ini bernama Habib Seggaf bin Mahdi. seusai belajar di Jawa hampair 3 tahun, lalu Habib Seggaf berguru ke Masjid Sayyidina Abbas di Aljazair selama 5 tahun. Dan lalu itikaf di masjid-masjid di Mekkah selama 5 tahun. Habib Seggaf juga memperdalam thariqah di Irak.

Tetapi ia mesti kembali ke Tanah Air. Guru thariqahnya yang beraliran Syadziliyah, merekomendasikannya belajar thariqah di Mranggen, Demak.Sebab thariqah Syadziliyah agak sulit di Indonesia, maka saya disuruh ke Mranggen yang beraliran Qadiriyyah. Syaikh Mushlih Mranggen itu guru thariqah saya,ungkap Habib Seggaf.

Habib Seggaf pun kemudian kembali ke Dompu mendirikan Ponpes Ar-Rahman. Tidak lama berselang, Habib Seggaf geser ke Parung Bogor mendirikan Ponpes al-Ashriyyah Nurul Iman. Sebelum ke Parung, Habib Seggaf mendirikan Ponpes Nurul Ulum di Kali Mas Madya, Surabaya, yang beberapa menerima murid dari Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam dan Afrika.

Semenjak itu, undangan ceramah beberapa Hadir dari negara Jiran. Ratusan ribu massa senantiasa memadati majelisnya di Singapura.Bukan cuma orang Melayu dan Islam, orang Cina, India, Budha, Hindu dan lain-lain, sudah memenuhi stadion Singapura semenjak sore,ujarnya.

Kepandaiannya menguasai Qiraah Sabah bacaan al-Quran dengan riwayat tujuh imam- membuatnya ditunggu majelisnya di Singapura. Tetapi kepandaiannya itu juga yang mengakibatkan Mufti Singapura menuduhnya mengutak-atik bacaan al-Quran.Saya dituduh merusak al-Quran. Akibatnya ponpes saya di Surabaya disegel Depag dengan argumentasi takut bentrok antara Indonesia dengan Singapura. Tanah seluas 5 ha di Sekupang Batam yang diberi pemerintah juga ditarik kembali,ungkapnya mengenang kejadian di awal 1980-an itu.

Habib Seggaf pun geser ke Jakarta. Di Ibukota, Habib Seggaf menghidupkan majelis di Masjid Agung Bintaro. Krisis sosial-politik pasca jatuhnya Soeharto pada 19 Juni 1998, membikin Habib Seggaf mengambil keputusan geser ke Desa Warujaya, Parung, Bogor yang lebih tenang dibandingkan Jakarta.

Ternyata, krisis ekonomi Ikut menghancur-leburkan masarakat Desa Warujaya. Hal itu memicu Habib Seggaf mengumpulkan bocah kecil sekolah di rumahnya.Sebelum sekolah, mereka makan nasi ketan di rumah. Tiap anak saya kasih uang jajan Rp. 250. Dan tiap Famili kita bagi beras 5 kg,katanya.
Pada 1999, datanglah seorang santri asal Wonogiri, Solo, bernama Prawoto Suwito. Kedatangannya memberi spirit bagi Habib Seggaf untuk mendirikan Ponpes al-Ashriyyah Nurul Iman. Kian lama ponpesnya kian besar, sampai sekarang mempunyai puluhan ribu santri. Kecuali beribadah dan belajar, ponpes itu juga melatih santrinya bertani, daur ulang sampah dan membikin roti.

Diakui Habib Seggaf, ikhtiar ekonomi para santrinya belum cukup untuk menghidupi ponpes terbesar di Bogor itu. Sebab itulah, dia menerima beberapa dermawan mensedekahkan hartanya untuk kepentingan ponpes.2 masjid itu sumbangan dari orang yang sama,ungkap Habib Seggaf menerangkan asal-usul 2 masjid besar di dalam ponpes. Satunya berkapasitas 5.000 orang untuk santri laki-laki dan sebuah lagi berkapasitas 3.000 orang untuk santri wanita.

Tidak cuma itu, beberapa perkumpulan agama non-Islam Ikut menyumbang konsumsi, tenaga pengajar, gedung olah raga dan asrama. Jadi, jangan heran kalau di depan masjid agung ponpes berdiri dojo Taekwondo seluas 200 m2, sumbangan dari Pebisnis Korea Selatan, Park Young Soo.Guru Taekwondonya dari Korea. Kita juga memadukan zafin (tarian Arab) dengan Taekwondo. Sekarang tengah dipatenkan di Korea Selatan,jelasnya.

Ponpes itu juga mempunyai gedung 2 lantai, dengan 24 ruang kelas, 2 ruang guru, 32 kamar mandi dan 20 toilet. Pendidikan tsanawiyah, aliyah dan Universitas Habib Saggaf digelar di situ.Gedung ini sumbangan dari Yayasan Buddha Tzu Chi,jelasnya.

Puluhan tempat bermukim para santri, beberapa yang berasal dari infaq orangtua santri. Bahkan bagian diantaranya ialah sumbangan dari organisasi anak cucu India di Indonesia, Gandhi Sevaloka.
Hadirnya beberapa bangunan dari sumbangan perkumpulan non-Muslim itu, menurut Habib, sebab dirinya tidak segan bergaul dengan siapa pun.Kadang beberapa pendeta tidur di sini untuk mempelajari sistem ponpes ini,akunya.

Habib Seggaf juga terus menanamkan toleransi antar pemeluk agama di negeri ini. Karenanya, ia menyesalkan aksi aksi anarkis sekelompok orang dengan mencatut Islam.Akibatnya Islam dipandang salah. Orang Islam dinilai tukang makan orang,ujarnya lugas.

Kecuali itu, kata Habib Seggaf, rusaknya citra Islam juga sebab ajaran Islam disalahpahami.Itu, orang-orang yang ngaku mujahid. Mujahid apa itu, berontak di negara orang. Mereka buat kacau Indonesia. Jika saya presiden, saya usir mereka. Saya tangkap dan saya suruh tinggal di Arab. Jadi, kalau kita ingin membenahi, jangan yang telah rusak dirusak lagi. Itu baru mujahid,himbaunya.
Untuk itu, ia meminta kubu yang mengusung nama Islam supaya menuntaskan masalah melalui mekanisme hukum.Ini Indonesia. Ada pemerintah, ada hukum, dan ada polisi. Mereka yang menjaga keamanan. Kalau tidak melalui jalur hukum, artinya ingin mendirikan negara dalam negara. Tetapi pemerintah juga salah, koq orang-orang kayak begitu dibiarkan. Mereka itu dapat merusak Indonesia,tandasnya.

Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman didirikan 16 Juni 1998 Menegaskan kedisiplinan, maningkatakan power pribadi dengan ilmu agama dan umum plus kecakapan hidup (life skills) berbasis kompetensi. Pesantren ini memadukan sistem madrasah dan sekolah umum serta kajian agama kitab-kitab klasik.

Habib Seggaf bin Mahdi, Habib Berilmu, Toleran dan Ramah

Kata-kata Mutiara Habib Seggaf bin Mahdi BSA

1.Jangan tunjukan ilmumu di dalam tempat orang berilmu, nanti kepergok.
2.Fanatik itu dapat merusak fakta sejarah. Fanatik mesti berdasar ilmu yang benar.
3.Jika engkau dapat mengawinkan ilmu pengetahuan dengan al-Quran, engkau dapat jadi presiden.
4.Ilmu itu meyakinkan kita ke kebesaran dan kekuasaan Allah Swt.
5.Ilmu jika cuma untuk kepentingan engkau saja, tidak untuk kepentingan orang beberapa, itu ilmu syetan.

6.Salah yaitu berbuat sesuatu di luar ilmu.
7.Ilmu itu tergantung hatimu, jika engkau buka lebar-lebar hatimu ilmu itu akan masuk.
8.Ilmu itu perhiasan hidup. Contoh hidup mesti berilmu dan pengalaman.
9.Ilmu pengetahuan jika mudharat mesti ditinggal.
10.Ilmu itu mulianya ke engkau jika dihafal.

11.Ilmu pengetahuan tidak akan bertambah kecuali dengan beberapa membaca.
12.Ilmu suluk telah ada semenjak dari dulu dan berlaku sampai sekarang (ilmu thariqah).
13.Orang yang paling mulia ialah orang yang punya ilmu dan dapat bekerja.
14.Munculnya ilmu pengetahuan dari falsafah, Islam dari wahyu. Sehingga orang belajar al-Quran dulu baru lalu belajar falsafah.

15.Orang yang berjalan di jalan Allah Swt., ilmu apapun ia akan dapatkan dengan ridha Allah Swt.
16.Ciri-ciri orang Islam ialah berilmu pengetahuan dan percaya diri.
17.Janganlah pernah merasa malu dengan ilmu yang engkau miliki.
18.Iman itu mesti dengan cinta ke Allah Swt. dan Rasulullah Saw. Untuk derajat dengan iman, amal dan ilmu.

19.Beriman itu sumbernya ikhlas. Adapun pokok kehidupan manusia ke Allah Swt. ialah iman, yang lain itu cabangnya.
20.Jika orang sering menyaksikan ciptaan Allah Swt. maka akan bertambah keimanannya.
21.Iman lebih dulu daripada Islam.
22.Barangsiapa beriman ke Allah Swt. dia tidak takut rugi dikurangi kebaikannya dan ditambah khilafnya.

23.Derajat iman orang awam ialah iman dengan rasa.
24.Sumber iman ialah Nabi Muhammad Saw. Sebab itu syarat penempuhan iman mesti ketemu Nabi Muhammad Saw.

25.Iman itu senantiasa waspada akan perintah dan larangan.
26.Terwujudnya iman yang sempurna apabila hati itu telah mukhlis (ikhlas), syukur,dan tidak suka membuka rahasia seseorang yang jelek bahkan senantiasa mendoakannya supaya orang itu memperoleh petunjuk.

27.Kalau basyariyah hilang dari manusia, maka dia hilang imannya lalu menjadilah ia hayawan dalam wujud manusia.
28.Iman itu di atas yaqin dan percaya.

29.Iman itu pembenaran secara murni, membenarkan yang benar (tasdhiq).
30.Iman baru diterima apabila adanya kepercayaan hati. Sesuatu yang telah dilihat tidak Penting iman, yang diperlukan iman ialah sesuatu yang tidak kelihatan. Sebab itu apabila orang telah menyaksikan hari kiamat iman mereka sesudah menyaksikan itu tidak diterima.

31.Hati itu cuma dapat untuk 1 problem. Oleh sebab itu jika lisannya berdzikir tetapi hatinya tidak, itu ialah paling rendahnya iman.
32.Tugas hamba itu ialah menerima secara mutlak ikhlasul iman.
33.Kapan ada dosa? Jika niatnya tidak baik.

Amalan Shalawat Pohon Uang

Habib Seggaf bin Mahdi berpesan ke para murid dan jamaahnya untuk tidak meninggalkan shalawat kapanpun dan dimanapun Ada. Beliau juga sering mewasiatkan sebuah amalan sehari-hari ke para santri maupun tamu yang mengunjungi ke rumahnya berupaShalawat Syajaratun Nuqud(shalawat pohon uang). Berikut ini ialah teks shalawat tersebut:

(Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad)
Habib Seggaf bin Mahdi mengijazahkan amalan shalawat tersebut untuk dibaca 400 kali tiap-tiap bada shalat Isya. Menurut penuturan beliau, orang yang mengamalkan Shalawat Syajaratun Nuqud insyaAllah akan selalu digampangkan segala urusannya dan dilancarkan rejekinya seperti mempunyai sebuah pohon uang di depan rumah.

Beliau juga tidak keberatan dan mempersilakan siapapun untuk mengamalkan shalawat tersebut. Berikut ialah video ceramah Habib Seggaf bin Mahdi di Jepara waktu menyampaikan shalawat pohon uang:https://youtu.be/BTUVltZ1EIg

Habib Seggaf bin Mahdi, Pendiri Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman Parung Bogor itu wafat pada Jumat, 12 November 2010 M/5 Dzhulhijjah 1431 H pada pukul 09.15 WIB. Beliau ialah publik figur ulama yang dipercayai berkaromah, berpenampilan kharismatik dan full wibawa, senantiasa mengajarkan toleransi antar pemeluk agama. Senyum yang tidak pernah lepas dari bibirnya, membikin seluruh orang ingin dekat diakui selaku muridnya. Semoga sekilas pandang soal seorang publik figur ulama Indonesia ini bisa jadi tauladan dan motivasi kita seluruh.

(Sumber:IbjmArt.Com)

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.