Habib Abu Bakar al-Adni, Ulama Yaman Yang Mengagumi Islam Nusantara

Habib Abu Bakar al-Adni, Ulama Yaman Yang Mengagumi Islam Nusantara

Luar biasa, akhirnya nemu respon kepada pertanyaan, “Kenapa Habib Abu Bakar al-Adni bin Ali al-Masyhur dari Aden, Yaman, melaksanakan safari dakwah menuju Indonesia di ketika kota asal beliau sedang terjadi konflik pertikaian dan pembunuhan massal ?”

Dalam perjumpaan di Pondok Pesantren Al Fachriyah, Ciledug, Tangerang, 2015 lalu beliau Al Habib Abu Bakar al-Adni bin Ali al-Masyhur menerangkan :

“Kami datang menuju Indonesia guna mengecek keadaan ummat Islam di Indonesia ketika ini, aku kagum dan bangga, sejauh travelling tour dakwah dari mulai Jawa Timur, Jawa Barat sampai Jakarta, dan seluruh Indonesia pada umumnya Subhanallah wal Hamdulillah disini full keramahan, santun dan full kedamaian, bagai apa yang dibawa oleh para ulama yang pertama kali mendatangkan Islam menuju Indonesia banyak abad silam. Mereka datang tidak dengan senjata, mereka datang tidak dengan aksi anarkis, mereka datang membawa cahaya kehidupan.

Power Islam yang santun dan full kedamaian di Indonesia ini perlu dipertahankan. Jangan sampai Indonesia bagai Suriah, Irak, Mesir, Yaman, Tunisia, Libya, dan negeri-negeri Muslim lain yang full dengan konflik dan perpecahan.

Di negara-negara tersebut terjadi pertikaian sampai menghalalkan darah sesama muslim. Mereka jatuh dan hancur akibat masing-masing membanggakan diri, menyalahkan, menyesatkan, mengkafirkan sesama muslim, dan menghina darah ummat Islam. Ditambah lagi adu domba dari orang-orang yang membikin seakan-akan Islam agama teroris dan agama yang berbahaya.

Syetan telah tak bersemangat lagi dalam menjerumuskan ummat Muslim supaya menyembah dirinya, tetapi mereka tak pernah berhenti guna mengadu domba sesama Muslim supaya saling bertikai dan lantas hancur dengan sendirinya.

Loading...
loading...

Oleh sebab itu, mari kita membekali diri dengan ilmu yang santun, ilmu yang full kedamaian, ilmu yang tak menghalalkan darah orang lain, ilmu yang tak ceroboh dalam mencaci maki orang lain.

Apa yang mampu dilaksanakan supaya Indonesia tak bagai negara-negara yang full konflik tersebut ?

Yaitu bekali anak-anak kita, saudara-saudara kita, dan keluarga kita dengan cara dakwah full rahmat, dakwah kasih full sayang, dakwah yang satun dan dakwah yang menentramkan hati warga. Perkenalkan mereka dengan para ulama salaf yang saling mencintai dan menyayangi umatnya dan para ulama yang nyambung sampai Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam.”

Subhanallah… Kayak gitu cintanya beliau kepada Indonesia, dalam kunjungan pertama kali menuju Indonesia ini beliau membawa pesan berharga bagi ummat Islam nusantara.

Di usia beliau yang ke-70 tak menyurutkan langkahnya untukk mengunjungi negeri paling selatan di Asia Tenggara ini. Di bawah bimbingan beliau muncullah murid-murid yang sebagai ulama besar bagai Habib Umar bin Hafidz, Pengasuh Ma’had Darul Musthofa, Hadhromaut, Yaman, Habib Ali Zainal Abidin bin Abdurrahman Al Jufri, Uni Emirat Arab, Ulama yang dikenal di seantero jagat, dan Habib Muhammad bin Abdurrahman Assegaf, CEO قناة الإرث النبوي Alerth Alnabawi TV, Yordania.

Mudah-mudahan beliau dipanjangkan umurnya dengan full keberkahan oleh Allah Subhanahuwata’ala.

Amiin…

DI INDONESIA JUSTRU ULAMA2 MODERAT YANG MEMPUNYAI SIFAT SEPERTI BELIAU SANGAT DIBENCI WAHABI. KARENA MODERATNYA, WAHABI SUKA MENUDUH LIBERAL DAN TUDUHAN SYIAH TERHADAP ULAMA-ULAMA MODERAT INDONESIA

NA’UDZU BILLAH..

Loading...

Sumber : muslimoderat.net

Habib Abu Bakar al-Adni, Ulama Yaman Yang Mengagumi Islam Nusantara

loading...

You might like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *