Gus Muwafiq: Jangan Kaget dengan Evie, Wahabi Memang Melihat Rasulullah Manusia Biasa

Gus Muwafiq, Orator NU yang Pernah Agkat Mobil Panser TNI dengan Satu Tangan

Gus Muwafiq: Jangan Kaget dengan Evie, Wahabi Memang Melihat Rasulullah Manusia Biasa

KH Ahmad Muwafiq atau kerap dikenal Gus Muwafiq mengklaim enggak kaget dengan sikap Evie yang menyepelekan Nabi Muhammad SAW dengan menyebut Nabi selaku orang yang tersesat. Menurut kyai asal Yogyakarta ini, pandangan seperti ini memang jamak ditemukan dari cara pandang kubu penganut faham Wahabi.

“Kita NU jangan kaget dengan cara ustadz Evie, sebab memang seperti itulah cara Wahabi melihat Nabi dan membaca Alquran,” kata Kyai Muwafiq, Kamis (9/8).

Tak sama dengan cara pandang kaum Nahdliyin yang terlalu menghormati Nabi Saw beserta keluarganya, kubu wahabi malah melihat nabi Muhammad SAW selaku manusia biasa.

“Bagi mereka Nabi Muhammad itu manusia biasa sebelum menerima wahyu dan meninggal selaku manusia biasa, karena wahyu terakhir turun sewaktu haji wada’. Maka menurut mereka makam Nabi yang di Madinah itu kuburan manusia biasa yang gak problem jika mau dibongkar,” katanya.

sebelum ini, Evie Affandi seorang ustadz muda yang tengah naik daun menjelaskan bahwa Nabi Muhammad lahir dalam kondisi sesat dan maulid Nabi Muhammad itu ialah peringatan atas kesesatan Nabi Muhammad.

“Saban kita bodoh, ada di Alquran Surat Ad-Dhuha, wa wajadakan dhooollan fa hada. Saban orang itu sesat awalnya, Muhammad termasuk. Maka jika ada yang Mauludan ini memperingati apa ini, memperingati kesesatan Muhammad,” kata Evie tersebut dalam cuplikan video ceramahnya yang viral di media sosial.

Selain memperoleh tanggapan dari Gus Muwafiq, Rais Syuriyah PCINU Australia dan New Zealand Nadirsyah Hosen juga membantah pernyataan Evie. Pernyataan Evie yang mengartikan bahwa kata dhallan bermakna sesat disanggah Gus Nadir dengan sejumlah tafsir, yang diantaranya ialah Tafsir at-Thabari mengutip penjelasan as-Suddi, Ibn Katsir, dan Sayid Quthb dalam kitab tafsirnya Fi Zhilalil Qur’an. (Ahmad Rozali/NU Online)

Source by Hakim Abdul

You might like

About the Author: Hakim Abdul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.