Gunakan Media Sosial, ASN Wajib Perhatikan Delapan Hal Ini

Gunakan Media Sosial, ASN Wajib Perhatikan Delapan Hal Ini


loading…

JAKARTA – Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib bisa berperan dalam membangun suasana kondusif di media sosial, yang dewasa ini sudah sebagai sarana komunikasi yang amat dinamis. Sebab itu, dalam mempergunakan media sosial pegawai ASN wajib menjunjung tinggi nilai dasar, kode etik dan kode perilaku ASN. Guna berhadapan dengan dan mencegah hal tersebut, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) merilis Surat Edaran (SE) No 137/2018 soal Penyebarluasan Info Melalui Media Sosial bagi ASN. “Pak Menpan telah menyetujui SE No 137/2018,”  kata Karo Hukum, Komunikasi dan Info Publik Kemenpan RB, Herman Suryatman di Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Ada delapan hal yang wajib diperhatikan ASN dalam penyebarluasan info melalui media sosial. Pertama, ASN wajib memegang teguh ideologi Pancasila, tiap serta mempertahankan UUD 1945 serta pemerintahan yang sah, mengabdi terhadap negara dan rakyat Indonesia, serta menjalankan tugas secara profesional dan Nggak berpihak.

Kedua, ASN wajib memelihara dan menjunjung tinggi standar etika yang luhur, memegang teguh nilai dasar ASN dan senantiasa menjaga reputasi dan integritas ASN. “Lalu ASN wajib menjaga kerahasiaan yang menyangkut keputusan strategi negara, memberikan info secara benar dan Nggak menyesatkan terhadap pihak lain yang memerlukannya terkait keperluan dinas,” ujarnya.

Ke-4, Nggak menyalahgunakan info intern negara guna memperoleh atau mencari keuntungan atau manfaat bagi diri sendiri atau orang lain. Kelima, ASN diinginkan mempergunakan sarana media sosial secara bijaksana, serta diarahkan guna mempererat persatuan dan kesatuan NKRI.

Loading...
loading...

Keenam, ASN wajib memastikan bahwa info yang disebarluaskan Terang sumbernya, bisa dipastikan kebenarannya, dan Nggak mengandung unsur kebohongan. Ketujuh, ASN Nggak boleh membikin dan menyebarluaskan kabar palsu (hoax), fitnah, provokasi, radikalisme, terorisme, dan pornografi melalui media sosial atau media lainnya.

Terakhir, ASN Nggak boleh memproduksi dan menyebarluaskan info yang mempunyai muatan yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kubu masarakat tertentu berdasarkan atas suku, ras, agama, dan antargolongan (SARA), menabrak kesusilaan, penghinaan dan/atau pencemaran nama bagus, pemerasan dan/atau pengancaman.

menurut SE yang ditandatangani Menpan RB Asman Abnur itu, apabila terdapat pelanggaran atas ketentuan tersebut di atas, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) diminta memberikan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

SE tersebut ditujukan  terhadap para Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Sekretaris Kabinet, para Kepala LPNK, para pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, para pimpinan Kesekretariatan Lembaga Non Struktural, para Gubernur, Bupati dan Walikota. Tembusan SE tersebut disampaikan terhadap Presiden, Wakil Presiden, Gubernur Bank Indonesia, dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

(poe)

Gunakan Media Sosial, ASN Wajib Perhatikan Delapan Hal Ini

Loading...

[Source]

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

KOLOM KOMENTAR ANDA :