Jasa Web Alhadiy
Berita Suriah

Gubernur Aleppo: Mimpi Erdogan Kandas di Nubl dan al-Zahra

Gubernur Aleppo menegaskan bahwa kemenangan tentara Suriah di Nubl dan al-Zahra menggagalkan mimpi Erdogan bangun kembali kekaisaran Ottoman ….

 

 

Islam-Institute, ALEPPOMohammad Marwan Olabi, Gubernur Provinsi Aleppo, memuji kemenangan tentara Suriah dalam merebut kembali kota Nubl dan al-Zahra di Barat Laut Aleppo. Dengan kemenangan tentara Suriah di Nubl dan al-Zahra, maka kemenangan ini telah merusak mimpi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk membangun kembali kekaisaran Turki Ottoman yang telah dibubarkan oleh Kemal Pasha At-Turk. Mimpi Erdogan akhirnya kandas di dua kota setrategis tersebut.

Pernyataan sang gubernur Aleppo itu disampaikan setelah tentara Suriah berhasil mendobrak pengepungan sepanjang empat tahun yang dilakukan teroris di Nubl dan al-Zahra, provinsi Aleppo pada Rabu sore lalu.

“Kesuksesan operasi militer yang diraih tentara Suriah dan pasukan perlawanan (NDF) dalam merebut kembali Nubl dan al-Zahra membuat mimpi Erdogan untuk menghidupkan kembali Kekaisaran Ottoman dan menganeksasi provinsi Aleppo ke tanah Turki memudar,” kata Mohammad Marwan Olabi kepada FNA pada hari Senin (08/02) kemarin.

Mohammad Marwan Olabi mencatat bahwa pendobrakan pengepungan kota Nubl dan al-Zahra telah membuat para pembangkang pro-Arab Saudi meninggalkan pembicaraan Jenewa-III, dan berkata, “Ini menunjukkan betapa pentingnya kemenangan ini.” Demikian komentar Mohammad Marwan Olabi lebih lanjut.

Dalam sambutannya yang relevan pada hari Sabtu, Jenderal pensiunan Lebanon itu menggarisbawahi bahwa taktik yang sama akan digunakan oleh tentara Suriah dan sekutunya untuk mengambil kembali Nubl dan al-Zahra akan diterapkan untuk merebut kembali kota-kota Foua’a dan Kafr di Idlib.  (AL/ARN)

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker