Grudak-Gruduk

Website Islam Institute

Grudak-Gruduk

Amien Rais dipanggil ke kantor Polda Jakarta Raya untuk ditanya selaku saksi. Namun ia telah memposisikan diri selaku “korban”.

Maka ia pun Hadir dengan sepasukan pengiring, dengan disertai pidato (mengenai hal “khalifah”, kabarnya), dan Din Syamsudin cepat-cepat anggap perlakukan Polri kepada Amien tidak sepantasnya.

Amien bahkan mengancam ia akan membongkar Perkara korupsi yang telah lama terpendam.

sesudah Amien masuk dan dijumpai petugas, ia kembali ke luar dalam kondisi utuh. Dan agaknya bahagia. Ia merasa di-“mulia”-kan petugas Polri.

Dan ia tidak membongkar apapun. Ia Hadir cuma membawa Koran Tempo.

Kenapa drama dan ketegangan Penting dibangun?
Kemungkinan ke-1: Amien merasa bersalah dan Penting menjaga dirinya secara ekstra. Kemungkinan ke-2: telah curiga dan negatif sangka lebih dahulu.

Curiga dan negatif sangka inilah yang ia dan kawan-kawannya kembangkan dalam percaturan politik Indonesia Saat ini. Tidak mengherankan bila ia pernah membagi power politik di Indonesia jadi 2, Partai Tuhan dan Partai Syetan. Tidak mengherankan pula bila ia dan anaknya dan kawan-kawannya, termasuk Fadlizon dan Prabowo Subianto, dengan langsung percaya — dan ingin supaya masarakat percaya —dongeng “penganiayaan” Ratna Sarumpaet.

Semoga Tuhan menjaga Indonesia.

FB: Goenawan Muhammad

Suara Islam by Ahmad Zaini

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.