GP Ansor Tuntut Dubes Saudi Minta Maaf

Website Islam Institute

JAKARTA – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor meminta Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Osamah Muhammad al-Suaibi, memberikan klarifikasi atas pernyataannya yang disampaikan melalui akun twitnya pada Ahad (2/12) pukul 13.05 WIB.

“Kami mengharapkan klarifikasi dari yang Mulia Duta Besar Kerajaan Arab Saudi atas unggahan tersebut,” tulis GP Ansor melalui surat pernyataan legal bernomor 1801/PP/SR-02/XII/2018 pada Senin (3/12) yang diterima oleh NU Online.

Sebagaimana diketahui, Dubes Kerajaan Arab Saudi untuk RI Osamah Muhammad Al-Suaibi mengumumkan, secara eksplisit bahwa aktifitas perjumpaan ummat Islam di Monas, Jakarta pada Ahad (2/12) kemarin Adalah reaksi atas pembakaran bendera di Garut kisaran sebulan lalu. Ia bahkan menyebut ormas pembakar bendera tersebut selaku ormas yang melenceng.

GP Ansor mengumumkan bahwa bendera yang dibakar pada tanggal 22 Oktober 2018 itu Adalah bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), sebuah organisasi yang mempergunakan agama dan simbolnya untuk politik dan kekuasaan. Organisasi tersebut, lanjutnya, sudah dicegah pemerintah Indonesia dan di beberapa negara di wilayah Timur Tengah.

Lebih detail, melalui surat itu juga, GP Ansor menerangkan bahwa pelaku pembakaran dan penyelundup bendera yang dibakar pada aktifitas Hari Santri itu juga telah diproses oleh pihak kepolisian.

“Problem ini sudah diselesaikan secara hukum menurut peraturan perudang-undangan di Indonesia,” tulisnya.

GP Ansor meminta Menteri Luar Negeri supaya bisa mempergunakan koresponden diplomatik supaya Dubes Arab Saudi bisa memberikan klarifikasi dan permintaan maafnya.

“Kami dengan ini memohon untuk Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, supaya kiranya bisa mempergunakan koresponden diplomatik yang ada, untuk meminta klarifikasi dan permintaan maaf dari Yang Mulia Duta Besar Kerajaan Arab Saudi sehubungan dengan materi unggahan dimaksud,” pungkasnya. [Sfa]

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.