GP Ansor : Pembakaran Bendera HTI untuk Jaga Kalimat Tauhid

Ketum GP Ansor Minta Kapolri Abaikan Amien soal Pencopotan

GP Ansor : Pembakaran Bendera HTI untuk Jaga Kalimat Tauhid

Ketum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama (NU) Yaqut Cholil Qoumas mengakui pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Adalah usaha untuk menjaga kalimat tauhid.

Menurut dia, member Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU tidak akan membakar kalau bukan kalimat tauhid yang tertera pada bendera berkelir dasar hitam itu.

“Saya memahami apa yang ditunaikan teman-teman itu ialah usaha menjaga kalimat tauhid,” ucap Yaqut waktu dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (22/10).

“Kalau bukan bendera yang ada tulisan tauhidnya, mampu jadi oleh mereka (member Banser Garut) tidak dibakar, tetapi langsung buang saja ke comberan,” lanjutnya.

Yaqut menekankan bahwa tindakan belasan member Banser di Garut itu malah Adalah sebuah penghormatan kepada kalimat Tauhid dan bukan perbuatan salah. Menurut dia, hal sama juga akan ditunaikan kalau menemukan sobekan naskah atau mushaf Alquran.

Yaqut mengumumkan bendera itu lebih baik dibakar daripada ada pihak lain yang menaruh di tempat yang tidak seharusnya. ia juga tidak Menyenggol soal sanksi yang kemungkinan diberikan pada member Banser yang kelihatan terlibat pembakaran.

Membakar bendera yang ada tulisan kalimat tauhid tersebut, hemat saya, teman-teman ingin memperlakukan sebagaimana kalau mereka menemukan potongan sobekan mushaf Alquran,” kata Yaqut.

Loading...
loading...

“Mereka akan bakar sobekan itu, untuk untuk menghormati dan menjaga supaya tidak terinjak-injak atau terbuang di tempat yang tidak seharusnya,” lanjutnya.

sebelum ini, CNNIndonesia.com menerima video berisi belasan member Banser NU Garut membakar bendera hitam bertuliskan aksara arab yang mirip dengan HTI pada perayaan Hari Santri, Minggu (21/10).

Berpatokan dari video berdurasi 02.05 menit itu, belasan member Banser Garut kelihatan membakar bendera hitam dan bertuliskan aksara arab berkelir putih yang mirip dengan bendera milik HTI.

meskipun belum pasti, Yaqut mengakui benda yang dibakar ialah bendera HTI. Dia pun membenarkan kejadian itu ditunaikan oleh member Banser di Garut.

Mulanya, ada 1 member banser yang membawa bendera berkelir hitam bertuliskan aksara arab yang mirip kalimat tauhid. Belasan member Banser lainnya lalu berkumpul untuk bersama-sama menyulut bendera tersebut dengan api. Sebagian dari mereka mengenakan pakaian loreng khas Banser komprehensif dengan baret hitam.

Tidak cuma bendera, mereka juga kelihatan membakar ikat kepala berkelir hitam bertuliskan aksara arab itu. Supaya ke-2 benda lebih cepat dilalap api, mereka mempergunakan koran yang juga sudah disulut. Sementara itu, ada bagian dari mereka yang mengibarkan bendera Merah Putih berukuran besar.

Waktu api mulai besar dan melalap setengah bendera, sejumlah member Banser kian ghirah menyanyikan Mars NU. Beberapa di antaranya sambil mengepalkan tangan seirama dengan nada yang dinyanyikan.

“Saya percaya teman-teman menyaksikan itu selaku bendera HTI. Dan kita tidak ada urusan dengan bendera organisasi yang telah dibubarkan pemerintah dan faktanya sungguh mengancam kedaulatan,” kata Yaqut.

(cnnindonesia/ suaraislam)

Loading...


Shared by Ahmad Zaini

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

KOLOM KOMENTAR ANDA :