Gerindra Percaya Gabungan dengan Demokrat Tidak Ngrecoki PKS

Gerindra Percaya Gabungan dengan Demokrat Tidak Ngrecoki PKS


loading…

JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto direncanakan menggelar perjumpaan. Rencana itu merupakan tindak lanjut perjumpaan antara Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno dan Ketua Komando Tugas Berbarengan (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Jumat 18 Mei 2018. (Baca pun: Perjumpaan AHY-Sandiaga Bakal Ditindaklanjuti Perjumpaan SBY-Prabowo)

Agenda perjumpaan pimpinan kedua partai itu juga menimbulkan spekulasi mengenai bisa jadi akan Demokrat dan Gerindra merajut gabungan pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pemilihan presiden) 2018.

Seandainya Demokrat dan Gerindra berkoalisi, lalu bagaimana dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang telah lebih dahulu “bergandengan” dengan partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon merasa percaya kalau Demokrat berkoalisi dengan partainya, tak bakal mengganggu hubungan Gerindra dengan PKS.

“Kita tujuannya menang kok, tidak sekadar mau berkoalisi, tapi kita mau tujuannya menang,” ujar Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/5/2018).

Loading...
loading...

Lagipula, lanjut dia, Partai Gerindra dalam wakti tak lama bakal menggelar acara berbuka puasa bersama-sama PKS maupun Partai Amanat Nasional (PAN).

“Nanti PAN pun nanti kita undang ya kan Ramadhan bulan silaturahmi,” tuturnya.

Semisal diketahui, PKS telah mempersiapkan calon wakil presiden (cawapres) guna disandingkan dengan Prabowo yang bakal diusung oleh Partai Gerindra. Akan tetapi sampai ketika ini belum ada kepastian mengenai komposisi calon presiden dan cawapres serta komitmen gabungan di antara kedua partai tersebut.  

(dam)

Gerindra Percaya Gabungan dengan Demokrat Tidak Ngrecoki PKS

Loading...

[Sindonews]

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

KOLOM KOMENTAR ANDA :