Gencatan Senjata Suriah Sengaja Dirusak AS

LONDON, Gencatan Senjata Suriah – Ahli Timur Tengah menjelaskan bahwa Washington sengaja berusaha merusak kesepakatan gencatan senjata Suriah. Abdel Bari Atwan, Pimpinan Redaksi dari surat berita Rai al-Youm menggarisbawahi. Bahwa Pentagon senantiasa mengambil sikap oposan untuk tiap-tiap gencatan senjata dan rekonsiliasi di Suriah. Arwan juga menjelaskan bahwa Washington sengaja melaksanakan serbuan udara kepada posisi-posisi serdadu Suriah. Yang bertahan di pedesaan Selatan kota Deir Ezzur pada Sabtu malam itu.

“Sebelum menyerbu Irak, eks Menteri Pertahanan AS Donald Rumsfeld. Sudah mengumumkan bahwa satelit Washington bahkan sanggup mengidentifikasi angka yang tertulis pada seragam Saddam. Sekarang pertanyaannya ialah, bagaimana 4 jet perang F-16 sudah salah menargetkan posisi serdadu Suriah di dekat pangkalan udara Deir Ezzur. Dan mematikan lebih dari 80 serdadu Suriah, “ tulis Atwan, Senin (19/09).

 

 

Kesepakatan Gencatan Senjata Suriah sudah rusak

Kesepakatan gencatan senjata Suriah sudah rusak oleh agresi terang-terangan AS ke posisi serdadu Suriah. Pemerintah Bashar al-Assad sudah mengumumkan berakhirnya gencatan senjata Suriah, sesudah sebelumnya sanggup menahan diri. Dan ahli Timur Tengah itu mencoba mengkritisi tindakan AS.

“Mari kita berasumsi bahwa jet perang AS sudah melaksanakan kekhilafan. Sekarang pertanyaannya ialah mengapa insiden semacam ini tak terjadi kepada pasukan Irak. Misalnya di Fallujah, Tikrit, Ramadi dan Mosul atau pasukan Rusia, Turki atau Kurdi,” tambahnya kritis.

Loading...
loading...

Mencermati bahwa Pentagon berusaha untuk memotivasi gencatan senjata Suriah ke kegagalan. Atwan menjelaskan, “Mereka meluncurkan serbuan udara dengan harapan bahwa serdadu Suriah atau pasukan Rusia akan memperlihatkan reaksi pembalasan. Atau berbicara soal kegagalan gencatan senjata. Namun ini tak terjadi sebab Rusia dan Suriah berkomitmen untuk gencatan senjata dan sudah memperlihatkan pengendalian diri mereka.”

Kementerian Pertahanan Rusia menjelaskan pada Sabtu lalu. Bahwa empat serbuan kepada posisi serdadu Suriah sudah dilaksanakan oleh pesawat gabungan pimpinan AS. Termasuk dua jet perang F-16 dan dua pesawat penyokong A-10.

Angkatan bersenjata Suriah menyebut pemboman itu selaku ”agresi serius dan terang-terangan” kepada serdadu Suriah. Agresi dilancarkan waktu sedang berjalannya gencatan senjata Suriah. Sumber angkatan bersenjata Suriah menjelaskan itu ialah “bukti” bahwa AS dan koalisinya menyokong anggota milisi ISIS.

Juga pada hari Minggu, juru bicara kementerian luar negeri Rusia mengkritik keras Washington atas serbuan udara terakhir di dekat Deir Ezzur. Dan menjelaskan langkah tersebut melayani kepentingan kubu teror ISIS.

Loading...

seusai insiden yang sengaja dibuat AS itu, apakah masih perlu Gencatan Senjata Suriah diselenggarakan kembali untuk waktu yang akan datang? Biar apapun yang sudah terjadi, kalau waktunya tiba akan lupa dengan apa yang sudah terjadi. Sehingga seluruh pihak akan menyaksikan betapa urgennya gencatan senjata Suriah.

loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :