Gencatan Senjata Baru Diawali Langsung Dilanggar Teroris Suriah

Website Islam Institute

Gencatan senjata, GOLAN – Gencatan senjata baru saja diawali langsung dilanggar oleh kubu teroris Suriah. Hal ini terjadi cuma beberapa menit sesudah dimulainya gencatan senjata nasional. Para pemberontak dari kubu teroris melancarkan serbuan baru di wilayah Al-Quneitra di dataran tinggi Golan.

Diawali oleh Jabhat Fateh Al-Sham dan Harakat Ahrar Al-Sham. Kubu pemberontak Islamis itu ramai-ramai menyerbu basis Batalyon ke-4 (Tal Taranjeh) dan Tuloul Al-HAMR di dataran tinggi Golan. Hal ini mengakibatkan konfrontasi yang intens dengan pasukan Suriah dari Brigade 90 Angkatan Darat Suriah Arab.

Serdadu Suriah sudah menghalau serbuan ofensif besar-besaran pertama yang ditunaikan para pemberontak Islamis. Di dataran tinggi Golan pekan terakhir ini. Akan tetapi, serbuan ini jauh lebih besar dari yang sebelumnya.

Walaupun belum ada laporan lebih detail yang sudah diadukan sejauh ini. Akan tetapi para pemberontak yang mengakui sebagi jihadis ini sudah mengumumkan dengan terang. Bahwa mereka melalaikan perjanjian gencatan senjata.

Gencatan senjata, Teroris Serang Pemukiman di 4 Provinsi Suriah waktu Idul Kurban

Anggota milisi ISIS/Daesh dan pejuang Jabhat Fatah al Sham menyerbu sejumlah objek sipil dengan sistem peluncuran roket multiple (MRLS) dan mortir. Serbuan terjadi di empat provinsi Suriah di hari raya Idul Kurban kemarin. Serbuan ini dirilis Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Senin (12/09) .

Selain itu, menurut kementerian tersebut, mortir dan peluncur granat AT sudah dipakai kepada sejumlah pemukiman. Di provinsi Daraa, Hama dan Damaskus.

“Kubu-kelompok dari organisasi teroris internasional Jabhat al-Nusra (Jabhat Fatah al Sham). Dan ISIS [Daesh] tak berhenti membikin usaha untuk merusak gencatan senjata pemerintah”. Kata kementerian itu dalam sebuah buletin harian yang diposting di situsnya.

“Dalam 24 jam terakhir, teroris di kota Aleppo sudah menembakkan MLRS, rudal kompleks AT dan mortir. Kepada Ramusi, Khai-al-Ansari 1070/4, sekolah angkatan bersenjata persenjataan, dan pusat perdagangan Kastello.”

Suriah sudah terlibat dalam perang melawan teroris sokongan asing semenjak 2011. Dengan pasukan pemerintah yang setia kpd Presiden Bashar al-Assad memerangi berbagai faksi oposisi dan kelompok-kelompok ekstremis.

Telah beberapa kali diselenggarakan gencatan senjata antara pemerintah Suriah dan kelompok-kelompok teroris bersenjata, tetapi teroris Suriah senantiasa terlebih dulu merusak perjanjian genncatan senjata.

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :