FPI SEBAGAI PENGANUT ASWAJA, BICARA TENTANG SYI’AH DAN WAHABI

Loading...

Sikap FPI Kepada SYI’AH Dan WAHABI

Sehubungan dengan bermunculan beragam macam pertanyaan bahkan fitnah dan tudingan dalam berbagai blog mau pun facebook di dunia maya soal aqidah FPI, ditambah lagi banyaknya desakan dari berbagai pihak supaya FPI menyampaikan sikapnya secara terbuka soal SYI’AH dan WAHABI. Maka kami redaksi fpi.or.id berinisiatif untuk menukilkan pernyataan Ketua Umum FPI Habib Muhammad Rizieq Syihab, MA, waktu DIKLAT Sehari FPI di akhir tahun 2009 yang lalu berhubungan dengan ASASI PERJUANGAN FPI yang terkait asas, aqidah, dan madzhab Organisasi.

FPI ialah organisasi AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR yang berasaskan ISLAM dan ber-aqidahkan AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH serta bermadzhab fiqih SYAFI’I. Jadi, FPI bukan SYI’AH atau pun WAHABI.

SYI’AH

Pandangan FPI kepada SYI’AH selaku berikut : FPI membagi Syi’ah dengan seluruh sektenya jadi TIGA GOLONGAN ;

Pertama, SYI’AH GHULAT yaitu Syi’ah yang menuhankan/menabikan Ali ibn Abi Thalib RA atau meyakini Al-Qur’an telah di-TAHRIF (dirubah/ditambah/dikurangi), dan sebagainya dari berbagai keyakinan yang telah melenceng dari USHULUDDIN yang disepakati seluruh MADZHAB ISLAM. Syi’ah golongan ini ialah KAFIR dan wajib diperangi.

Kedua, SYI’AH RAFIDHOH yaitu Syi’ah yang nggak berkeyakinan seperti Ghulat, tapi melaksanakan penghinaan/penistaan/penghinaan secara terbuka baik lisan atau pun tulisan kepada para Sahabat Rasulullah Sawseperti Abu Bakar RA dan Umar RA atau kepada para isteri Rasulullah Sawseperti ‘Aisyah RA dan Hafshah RA. Syi’ah golongan ini SESAT, wajib dilawan dan diluruskan.

Ketiga, SYI’AH MU’TADILAH yaitu Syi’ah yang nggak berkeyakinan Ghulat dan nggak bersikap Rafidhah, mereka cuma mengutamakan Ali RA di atas sahabat yang lain, dan lebih mengedapankan riwayat Ahlul Bait daripada riwayat yang lain, secara ZHOHIR mereka tetap menghormati para sahabat Nabi SAW, sedang BATHIN nya cuma Allah SWT Yang Maha Tahu, cuma saja mereka nggak segan-segan mengusulkan kritik kepada sejumlah sahabat secara ilmiah dan elegan. Syi’ah golongan inilah yang disebut oleh Prof. DR. Muhammad Sa’id Al-Buthi, Prof. DR. Yusuf Qardhawi, Prof. DR. Wahbah Az-Zuhaili, Mufti Mesir Syeikh Ali Jum’ah dan lainnya, selaku bagian Madzhab Islam yang diakui dan mesti dihormati. Syi’ah golongan ketiga ini mesti dihadapi dengan DA’WAH dan DIALOG bukan dimusuhi.

loading...

WAHABI

Ada pun Pandangan FPI kepada WAHABI selaku berikut : FPI membagi WAHABI dengan seluruh sektenya juga jadi TIGA GOLONGAN ;

Pertama, WAHABI TAKFIRI yaitu Wahabi yang mengkafirkan seluruh muslim yang nggak sepaham dengan mereka, juga menghalalkan darah sesama muslim, lalu bersikap MUJASSIM yaitu mensifatkan Allah SWT dengan sifat-sifat makhluq, dan sebagainya dari berbagai keyakinan yang telah melenceng dari USHULUDDIN yang disepakati seluruh MADZHAB ISLAM. Wahabi golongan ini KAFIR dan wajib diperangi.

Kedua, WAHABI KHAWARIJ yaitu yang nggak berkeyakinan seperti Takfiri, tapi melaksanakan penghinaan/penistaan/penghinaan secara terbuka baik lisan mau pun tulisan kepada para Ahlul Bait Rasulullah Sawseperti Ali RA, Fathimah RA, Al-Hasan RA dan Al-Husein RA mau pun ‘Itrah/Dzuriyahnya. Wahabi golongan ini SESAT sehingga mesti dilawan dan diluruskan.

Ketiga, WAHABI MU’TADIL yaitu mereka yang nggak berkeyakinan Takfiri dan nggak bersikap Khawarij, maka mereka termasuk MADZHAB ISLAM yang wajib dihormati dan dihargai serta disikapi dengan DA’WAH dan DIALOG dalam suasana persaudaraan Islam.

Dengan seperti ini, FPI amat MENGHARGAI PERBEDAAN, tapi FPI amat MENENTANG PENYIMPANGAN. Oleh sebab itu seluruh, FPI menyerukan kpd segenap Ummat Islam supaya menghentikan/membubarkan seluruh majelis/mimbar mana saja yang secara terbuka menghina/menghina/menistakan Ahlul Bait dan Shahabat Rasulullah Sawatau menyebarluaskan berbagai KESESATAN atau melaksanakan PENODAAN kepada agama, lalu menyeret para pelakunya ke dalam proses hukum dengan tuntutan PENISTAAN AGAMA. (redaksi fpi.or.id/adie)

 

source:
Sikap FPI Kepada SYI’AH Dan WAHABI
Loading...

You might like

About the Author: admin

10 Comments

  1. fpi ya alatnya wahabi… siapapun tau itu. dana terbesar dari saudi ko’. lama lama akan memberantas kuburan bersejarah.. dengan alasan musyrik, dan akan tega membunuh sesama muslim, dengan alasan kafir… gak usah takut yang non muslim akan aman, karena sasaran utamanya orang islam yang beda golongan.

  2. Syi’ah 12 Imam berwilayah faqih kepada Sayyid Ali Khamenei MENGHARAMKAN MELAKNAT ATAU MENGHINAKAN siapapun yg di hormati maghzab lainnya….

    UKHUWA ISLAM harus di pertahankan jangan mau di adu domba siapapun yg saya yakini ada Zionis dan AS di belakangnya….

    Kita tdk bisa mengklaim paling benar tp kita harus menjaga persaudaraan Islam bersatu melawan musuh Islam Zionis + AS, sebagai contoh Hizbullah di libanon yg dipimpin oleh Ayatullah Sayyid Hasan Nasrullah walaupun seorang syi’i dan berasal dari yaman tp menghimpun kekuatan melawan Zionist dan tentaranya terdiri dari Syi’ah + Suni Beliau juga di banggakan oleh rakyat Libanon yg 50% Nasrani yg jg mendukung secara materil…

    Labaik Ya Rosulullah….

  3. Menyedihkan semua pada menghujat sesama muslim sok benar sendiri sok asli sendiri
    apakah ini ajaran yang diharapkan.Begini saja coba lihat kembali pada masing2 diri apakah sudah betul menurut sunah umpama main kekerasan,main hakim sendiri, Sepanjang jauh ini tidak ada namanya madzhab wahabi itu “gelar” orang yg tak senang dengan gerakan pemurnian islam di tanah suci yg didukung pemerintah Arab Saudi.Bayangkan kalau tidak adanya namanya Abdullah bin wahab maka semua kuburan para sahabat di Saudi jadi telah penuh dgn kesyirikan yg mana ketauhidan islam jadi kabur.Membagi syiah begini begitu wahabi begini begitu adalah pemecah umat islam secara sengaja atau tidak.

    1. Joni, itu bukan pembagian Wahabi atau Syi’ah tetapi klasifikasi sesuai ciri2 dan sifat2nya. Dan kenyataannya memang seperti itu, Jon.

    2. Lho bukanya wahabi yang sering merasa benar sendiri dengan bilang bahwa yasinan itu bidah dan tabarukan itu syirik…?? aneh binti ajaib..makanya jangan usil sama orang ..

      tuh komentar anda sendiri baru saja bilang yang bahwa kubur para shahabat nabi adalah sumber kesyirikan… tanya orang Islam yang paling awam pun tahu bedanya sahabat nabi dengan Allah….. kok menurut anda malah g jelas..

  4. Nah tinggal berpikir sendiri para Salafi yang ndak mau ngaku paham Salafi , tapi sanggat kuat dalam menjalankan memurdikan Sunah yg pada jaman Millennium ini tak boleh pasang Gambar foto, patung seni , Lukisan , baju Gamis (sarung, clana) tidak boleh dibawah mata kaki (Isbal) dan bershalawat tanpa ada contoh dari Nabi, apakah akan mengikuti/kembali jaman Jahiliyah (kebodohan) sedang sekarang sudah merdeka dan pola pikir umat bisa membedakan mana yg baik dan benar,

    1. Bismillaah,

      Kang Baru Mendalami Islam,

      Saya juga baru mendalami Islam. Sependek pengetahuan saya dari mendalami Islam, saya mengetahu bahwa Islam adalah apa kata Allah (Qur’an) dan apa kata Rasulullaah shallallaahu ‘alahi wa sallam. Maka dari itu, mari kita benyak membaca ayat-ayat Qur’an dan hadits-hadits shahih dengan bimbingan guru yang berilmu lurus sehingga kita mengetahui apa dan bagaimana sebenarnya Islam itu. Sehingga kita mengetahui hal-hal tentang shalat yang benar, merapatkan shaf shalat berjamaah, isbal, jenggot, memasang patung dan lukisan makhluk bernyawa, bershalawat yang paling utama, dll.

      Semoga Allah meridhoi usaha kita untuk mendalami Islam.

      Wallaahu a’lam.

  5. Saya setuju dengan status team Ummati diatas, dan setuju dengan tulisan Kang Yanto juga. Jika Wahhaby terkenal dengan hadis “Tanduk Syetan dari Nejed”, Syiah pula terkenal dengan hadis “Dajjal dari Isfahan” –

    Diriwayatkan dari Anas bin Malik r.a, Rasulullah s.a.w bersabda,”Dajjal akan diikuti oleh 70,000 kaum Yahudi dari Isfahan yang memakai al-Tayalisah (jubah kuno Kaum Persia yang tidak berjahit)” (shahih Muslim, no. 7034)

    Adapun Syiah yang tidak mengkafirkan para sahabat adalah Syiah Zaidiyah. Syiah ini sesat karena faham muktazilah / qadariyah yang diamalkan, sehinggakan Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad menulis ratib al-Haddad bagi menyelamatkan Kaum Muslimin secara kerohanian, daripada kemaraan ajaran sesat Syiah Zaidiyah di Hadramaut. Dan saya berharap, Syiah Zaidiyah udah menjadi ASWAJA, berkat ratib ini, dan berkat berjiran dengan keluarga Habib di Hadramaut.

    Silahkan lihat sendiri tanda-tanda dajjal (piramid dan obelisk freemason) di Iran-
    http://sonsofsunnah.com/2011/04/16/the-dajjaal-the-shia-mahdi-the-opiate-of-the-masses/

    Dan baca selanjutnya hadis-hadis kaum Syiah (mereka punya kitab-kitab hadis sendiri), bahawa Imam Mahdi kaum Syiah yang membawa syari’at Nabi Daud a.s, bukan syari’at Nabi Muhammad saw, di sini-

    http://theunjustmedia.com/Islamic%20Perspectives/Feb10/Imam%20Mahdi%20The%20Shia%20Version%20-%20Messiah%20Dajjal%20Al%20Mashih.htm

    1. yah… dibilang apa sedari dulu kan Wahabi atau Syi’ah itu sama2 sesat, kok Wahaby malah ngotot hanya Syi’ah yg sesat, selama ini saya cuma heran aja dg penganut Wahabinya kok malah pada ngeyel? sudah dikasih fakta berjibun tentang kesesatannya masih aja ngeyel sebg yag paling benar sendiri, duh… koplak!

  6. Jadi kesimpulannya adalah antara Wahabi dan Syi’ah itu sama2 sekte sesat, yang sesama mereka sendiri saling menyesatkan, di anatara keduanya sama2 sekte yg terpecah2 dalam beberapa aliran/ sekte.

    Adapun dalam kategory ketiga dalam penjelasan dalam artikel, yaitu kategory Syi’ah mu’tadil dan Wahabi mu’tadil, maka secara otomatis mereka bukan lagi disebut Syi’ah atau Wahabi, tetapi otomatis disebut Aswaja. Mungkin secara individual itu bisa saja terjadi, tetapi secara kelompok mereka memang punya ciri khas tersendiri. yaitu ciri2 yg menunjukkan mereka punya pemahaman islam secara menyimpang atau sesat. Wallohu a’lam.

KOLOM KOMENTAR ANDA :