Fatwa Ulama Wahabi untuk yang Maniak Seks, Aneh dan Lucu

Fatwa Ulama Wahabi untuk yang Maniak Seks, Aneh dan Lucu. Karena pemahaman yang tesktual, tidak jarang melahirkan fatwa sesat dan menyesatkan sekaligus kontroversial. Bahkan ulama yang mengeluarkan fatwa tersebut terkesan tidak punya ilmu.

Meskipun disebut sebagai ulama, jika sanad ilmunya terputus dari Nabi Muhammad SAW, maka, yang keluar adalah kebodohan murokkab tanpa ampun. Simak fatwa ulama wahabi yang paling aneh, kocak dan lucu sepanjang jalan.

Inilah Daftar Fatwa Ulama Wahabi yang Aneh dan Lucu

Fatwa Ke-1Muhammad al-Arifi

Anak Perempuan Dilarang Duduk Berdua Dengan Ayahnya

Anak Perempuan Tidak Boleh Duduk Berdua Dengan Ayahnya Sebab Takut Sang Ayah Akan Menggoda Buah Hatinya Itu.

Fatwa Ke-2 dariSyekh Yasir al-Ajlawni

Boleh Memperkosa Wanita

Saat Berperang Melawan Bashar Assad, Presiden Suriah, Para Pemberontak Diizinkan Untuk Menangkap dan Memperkosa Wanita Asalkan Dia Keturunan Nabi, Bukan Sunni dan Bukan Islam.

Fatwa Ke-3 Muhammad al-Arifi

Boleh Menikah Hanya Untuk Hubungan Seksual

Saat Berperang Melawan Bashar Assad, Presiden Suriah, Para Pemberontak Diizinkan Untuk Menikah Dengan Wanita-Wanita Suriah Hanya Dalam Hitungan Jam Yang Bertujuan Hanya Untuk Berhubungan Seksual dan Meningkatkan Semangat Juang

Fatwa Ke-4 dari Ibnu Qayyim al-Jauziyah

Masturbasi itu boleh

Jika seorang wanita tidak bersuami yang syahwatnya memuncak, maka sebagian ulama kami berkata, Boleh baginya mengambil kulit lunak yang berbentuk batang dzakar atau mengambil ketimun atau terong berukuran mini lalu ia masukkan ke dalam (maaf ) kemaluannya.

Fatwa Ke-5 dari DR. Izzat Athiyah

Menyusui Orang Dewasa

Boleh seorang pegawai perempuan yang berkerja berduaan dengan seorang laki-laki dalam satu ruangan yang tertutup dan pintunya tidak bisa dibuka kecuali melalui salah satu dari keduanya, untuk menyusui teman laki-laki tersebut, dengan tujuan agar nantinya dibolehkan khalwat berduaan dan perempuan tersebut boleh membuka jilbab dan menampakkan rambutnya di depan laki-laki yang disusuinya tersebut. Dan ketika sudah menyusui temannya tersebut, diharapkan mereka berdua segera meminta surat resmi dari pihak yang berwenang agar tidak menimbulkan fitnah di kemudian hari.

Fatwa Ke-6

Disodomi Untuk Jihad

Boleh Untuk Disodomi Oleh Sesama Mujahidin Dengan Tujuan Agar (maaf) Anus Cukup Lebar Untuk Bisa Dimasukkan Bom Untuk Keperluan Jihad (Bom Bunuh Diri)

Fatwa Ke-7 oleh Syekh Jasim As Saidi

Boleh Menjadi Pelacur
Melacurkan Diri dan Meminum Khomr (Miras) asal tidak terlalu sering untuk menutupi kelemahan ekonomi itu boleh secara syariat.

Fatwa Ke-8 oleh Shaykh Isa bin Salih

Boleh Menonton Film Porno

Boleh Menonton Film Porno Jika Seseorang Menderita Disfungsi Ereksi Jika Itu Dapat Membantu Hubungan Seksual Dengan Syarat Aktor Film Porno Tersebut Semuanya Muslim

Fatwa Ke-9 dari Zamzami Abdul Bari

Necrophilia Halal

Karena Pernikahan Masih Berlaku Walaupun Adanya Kematian, Maka Suami Atau Istri Boleh Melakukan Hubungan Seksual Dengan Pasangannya Yang Sudah Meninggal Dunia Asalkan Dilakukan Dalam 6 Jam Pertama Setelah Kematian

Fatwa Ke-10

Hijab Untuk Menghindari Pedofilia

Anak Kecil Perempuan Harus Pakai Jilbab Dari Umur 2 Tahun Untuk Menghindar Dari Pelecehan Seksual. Dan Jika Anak Kecil Tersebut Diinginkan Secara Seksual Oleh Laki-Laki Maka Anak Kecil Tersebut Harus Dipaksa Menggunakan Cadar.

Source: KBAswaja

10 Fatwa Unik Ulama Wahabi untuk yang Maniak Seks

You might like

About the Author: admin

KOMENTAR: Jika ada artikel yang salah, dll, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.