Fakta Teranyar Perkara Hoax 7 Kontainer Kertas Suara, Bagus Bawana Putra Mengklaim Dijebak!

Sebelum ditangkap polisi, tersangka Perkara hoaks surat suara tercoblos Bagus Bawana Putra sempat menelepon eks Bendahara Umum Gabungan Relawan Nasional (Kornas) Prabowo Dian Istiqomah.

“Mbak, saya dijebak mbak,” kata Dian menirukan ujaran Bagus. seusai itu, Dian tidak lagi memperoleh berita dari Bagus. Ia baru menguping sesudah Bagus dirilis sudah ditangkap polisi.

Polisi mencokok Bagus Bawana Putra di Sragen pada 7 Januari 2019. Bagus Bawana lalu ditetapkan selaku tersangka Sangkaan pembuat konten (kreator) dan pendengung (buzzer) hoaks surat suara tercoblos sebanyak 7 kontainer di Tanjung Priok.

“Dari hasil pemeriksaan lalu analisa barang bukti dan pemeriksaan ilmiah, kemarin Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap kepada tersangka berinisial BBP,” kata Kepala Biro Penerangan Warga Divisi Humas Polri Brigadir Jend. Dedi Prasetyo di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, pada Rabu, 9 Januari 2019.

Menurut Dian, ia tidak percaya Bagus berbuat seperti yang disangkakan polisi. “Saya kenal Bagus selaku relawan, tidak mungkin dia bertindak yang akan merugikan nama bapak Prabowo, saya duga Bagus dijebak,” ucap Dian waktu dijumpai di bekas Sekretariat Kornas, Cipayung, Jaktim, Jumat 11 Januari 2019.

Dian menduga ada oknum yang menggunakan Bagus untuk menyebarkan hoaks surat suara tercoblos itu. Menurut Dian oknum itu Disangka menyusup di Kornas.

Tapi Dian belum sanggup membeberkan identitas orang yang dia maksud tersebut. Rencananya Kornas Prabowo akan menyampaikan sikap dan membuka siapa oknum yang menjebak Bagus.

Bagus Bawana Putra ditangkap di Sragen, Jawa Tengah, pada 7 Januari 2019. Ke penyidik Bagus Bawana mengklaim gagasan membikin, mengunggah, sampai menyebarkan konten hoaks surat suara Pemilihan Umum 2019 telah dicoblos dalam 7 kontainer di Tanjung Priok murni hasil pemikirannya sendiri.

“Unsur sengajanya amat terpenuhi. Yang bersangkutan juga telah melaksanakan usaha penghapusan barang bukti yang disebarkan,” kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigadir Jend. Rahmat Wibowo beberapa waktu lalu.

sumber: tempo.co

Shared by Samsul Anwar

You might like

About the Author: Samsul Anwar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.