Fakta Eksekusi Mati di Arab Saudi Sama dengan Aksi Teroris ISIS

Kesamaan eksekusi mati di Arab Saudi dengan aksi teroris ISIS tidak terbantahkan. Teroris ISIS juga memenggal kepala siapapun yang mereka anggap kafir atau murtad, baik Syiah, Sunni, Kristen di Irak dan Suriah seperti yang sudah terjadi selama ini….

 

 

Islam-Institute, IRAK – Minggu (03/1), Surat berita The Independent, menggangap bahwa eksekusi di Arab Saudi mirip dengan tindakan organisasi teroris ISIS. Eksekusi mati Syeikh Nimra al-Nimr oleh al-Saud cuma ingin memprovokasi Iran dan kaum Syiah di seluruh dunia dengan maksud untuk mengobarkan konflik sektarian Sunni Syiah.

The Independen on Sunday merilis sebuah artikel yang ditulis oleh Robert Fisk dengan judul “eksekusi di Arab Saudi sama persis dengan tindakan organisasi teroris ISIS, maka apa yang akan dilaksanakan oleh Barat?”, seperti ini seperti dikutip media faceIraq (03/01).

Robert Fisk menjelaskan bahwa: “apa yang terjadi dari eksekusi mati 47 orang dengan cara seperti ini di negara kerajaan Arab Saudi ialah tindakan yang mirip dengan praktik organisasi teroris ISIS, ini merupakan sebuah kado ‘Kejahatan’ tahun baru di kerajaan Saudi, beda dengan perayaan tahun baru dengan ceria di negara tetangganya Dubai”, ia menerangkan bahwa “Kerajaan dengan mempergunakan ayat-ayat Al-Quran dalam pembenaran eksekusi mati tersebut sudah mengatakan dengan tegas bahwa mereka mempergunakan metode yang sama sebagaimana dipakai oleh ISIS.”

Robert Fisk menerangkan bahwa: “mungkin, al-Saud lakukan eksekusi mati tersebut cuma dalam rangka ingin memprovokasi Iran dan kaum Syiah di seluruh dunia, eksekusi itu bermaksud untuk menyalakan konflik sektarian yang lebih kuat, hal itu sama persis dengan maksud yang ingin diraih oleh organisasi teroris ISIS.”

Robert Fisk mengatakan dengan tegas, bahwa: “ungkapan yang pernah disampaikan oleh Macbeth (darah cuma akan menyebabkan lebih beberapa darah), tentu sangatlah cocok dengan kasus Saudi yang memimpin kampanye untuk memerangi terorisme, akan tetapi pada waktu yang sama ia menumpahkan darah, baik darah Syiah maupun Sunni”.

Dalam artikelnya, Robert Fisk juga memaparkan perbandingan antara tindakan Arab Saudi dan ISIS dengan menjelaskan bahwa “ISIS juga memenggal kepala siapapun yang mereka anggap Murtad, baik Syiah, Sunni, Kristen di Irak dan Suriah”, ia menyebutkan bahwa “Kalau Nimr tertangkap oleh ISIS maka tindakan yang sama akan dilaksanakan sama dengan tindakan yang Saudi lakukan terhadapnya.”

Robert Fisk memperlihatkan bahwa “Di sejumlah negara di dunia protes untuk protes mulai bermunculan menentang al-Saud, terutama dari Iran, dimana beberapa tokoh besar agama menjelaskan bahwa eksekusi mati kepada Sheikh Nimr akan mengarah pada penggulingan keluarga al-Saud dari kekuasaan.” (ARN)

 

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :