Etika Sebelum Melaksanakan Hubungan Badan Suami-Istri; Memulai dari Arah Kanan dan Berdoa

Belajar dari Kisah Salman yang Ditikung Abu Darda

Etika Sebelum Melaksanakan Hubungan Badan Suami-Istri; Memulai dari Arah Kanan dan Berdoa

nikah

Diantara tuntunan Islam, saat hendak melaksanakan hubungan seksual, seorang suami yang akan masuk ke kamar istrinya, hendaknya ia memulai dengan melangkahkan kaki kanannya dahulu lalu ia mengucapkan doa yang artinya selaku berikut:

“Dengan menyebut nama Allah saya haturkan salam sejahtera semoga dilimpahkan dan tetap dicurahkan untuk Rasulullah S.a.w.”

Lalu suami melaksanakan shalat 2 rakaat atau lebih dengan membaca surat al-Qur’an semampunya, sesudah salam ia dianjurkan untuk membaca surat al-fatihah dan surat al-Ikhlas sebanyak 3 kali, lalu membaca shalwat untuk Nabi S.a.w. sebanyak 3 kali  dan distop dengan membaca doakepada Allah S.w.t. dengan memohon supaya tetap rukun, harmonis, saling menyayangi, dan mencintai sampai akhir hayat. Lalu mengucapkan doa lainnya diantaranya selaku berikut:

“Ya Allah semoga Engkai berkenan menganugrahkan keberkahan kepadaku dan istriku, melimpahkan rizki untuk istriku dan Famili melalui perantaraanku, dan melimpahkan rizkiku melalui perantaraan istri dan keluargaku. Ya Allah semoga Engkau berkenan menganugrahkanku dnegan limpahan kasih sayang dari istri dan keluargaku, dan melimpahkan kasih sayangku untuk mereka, dan menganugrahi keluargaku Famili yang saling sayang dan mencintai antara 1 dnegan yang lainnya.”

Sumber: K. H. Misbah Musthofa, terjemah quratu al-‘uyun, hal 60-61, Al-Balagh. 1993.

Source by Ahmad Naufal

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.