Erdogan Tutup Sekolah, Universitas dan Ribuan Yayasan Amal

Loading...

ANKARA – Erdogan tutup sekolah, universitas dan ribuan yayasan amal di Turki. Pembersihan Turki dari unsur Gulen terus meluas selaku buntut kudeta Turki. Erdogan tutup sekolah sampai mencapai 1000 lebih sekolah dan menutup 15 universitas. Pembersihan kepada pihak-pihak yang dituduh pro-Fethullah Gulen pasca kudeta Turki terus meluas.

Presiden Tayyip Erdogan tutup sekolah dengan memerintahkan penutupan 1.043 sekolah swasta, 2.229 yayasan amal dan 15 universitas. Perintah Erdogan tutup sekolah dikeluarkan melalui surat keputusan yang dikeluarkan hari ini (23/7/2016).

Fethullah Gulen ialah ulama Sunni yang dijadikan musuh politik oleh Erdogan dengan menuduhnya selaku dalang usaha kudeta angkatan bersenjata. Gulen yang tinggal di pengasingan di Pennsylvania, Amerika Serikat (AS) dulunya ialah sekutu Erdogan. Tetapi Erdogan anggap Fethullah Gulen selaku musuh politiknya, sampai-sampai pasca kudeta Erdogan tutup sekolah yang dinilai terkait Gulen.

Rezim Erdogan sendiri telah mengumumkan kondisi darurat sampai 3 bulan ke depan semenjak kudeta angkatan bersenjata yang berakhir dengan kegagalan pada Jumat pekan lalu. Usaha kudeta angkatan bersenjata itu mematikan lebih 200 orang, baik dari pihak sipil maupun angkatan bersenjata.

loading...

 

 

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tutup sekolah di Turki. | (Reuters)

 

Menurut data yang diumumkan kantor berita Anadolu, 19 serikat buruh dan 35 lembaga medis juga diperintahkan Erdogan untuk ditutup. Semuanya dinilai terkait dengan Fethullah Gulen. Yang cukup memprihatinkan dari buntut kudeta di Turki, Erdogan tutup sekolah sampai mencapai ribuan jumlahnya.

sebelum ini, pembersihan ala rezim Erdogan juga diadukan menyasar kepada ratusan anggota pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Turki. Sebanyak 283 dari 300 anggota Paspampres yang jadi tersangka ditangkap sebab dituduh terkait kubu kudeta.

Data hitungan total anggota Paspampres Turki yang ditangkap itu diadukan penyiar CNN-Turk pada hari Jumat. Para anggota Paspampres Erdogan itu selama ini ditugaskan di istana kepresidenan di Ankara. Menurut laporan media lokal, hitungan total total Paspampres Turki mencapai 2.500 orang.

Pemerintah Turki juga mengumumkan bahwa sebanyak 10.800 paspor sudah ditangguhkan. Angka itu termasuk hampir 10.000 paspor hijau/abu-abu—paspor resmi—yang dipegang oleh pegawai negeri sipil (PNS).

loading...

Lebih dari 50.000 orang sudah ditangkap dan dicopot dari lembaga negara semenjak kudeta gagal Jumat pekan lalu. Tetapi alangkah ekstrimnya dengan tindakan rezim Erdogan tutup sekolah.

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :