Erdogan Akan Kunjungi Iran Secepatnya

ANKARA – Erdogan akan kunjungi Iran secepatnya. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, sedang bersiap untuk melaksanakan perjalanan kenegaraan ke Teheran. Hal ini dilakuakan untuk sebuah langkah yang dilihat oleh media-media utama Arab selaku peluncuran resmi memotivasi gabungan Turki-Iran-Rusia di Suriah.

Sebelum rencana Erdogan akan kunjungi Iran secepatnya ini. Erdogan sudah membikin setengah hari perjalanan ke Rusia sesudah ‘kudeta’ yang terjadi di Turki. Perjalanan tersebut untuk berjumpa dan menggelar perundingan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Saint Petersburg. Pembahasan mereka terutama difokuskan pada menemukan jalan keluar untuk mengakhiri perang di Suriah. Sementara kedua negara sudah membentuk komisi bersama-sama untuk menerapkan hasil perbincangan mereka.

“Mengingat laporan yang mengakui bahwa Erdogan sudah datang ke Iran di malam kudeta terjadi. Dan lantas kembali ke Turki sesudah digagalkan. Maka kunjungan Presiden Turki ke Teheran terlalu penting. Dalam membangun hubungan baru antara Teheran dan Ankara,” tulis surat berita berbahasa Arab, al-Hayat. Hal ini seperti dalam laporannya sebagaimana dilansir FNA, Rabu (17/08).

 

 

Erdogan akan kunjungi Iran, siapa sangka?

Al-Hayat juga mengutip sumber yang menjelaskan bahwa Erdogan akan kunjungi Iran cepat, dilaksanakan dalam beberapa pekan yang akan datang. Tetapi sumber media lain menjelaskan perjalanan akan dilaksanakan lebih cepat, yaitu minggu depan.

Terkait berita Erdogan akan kunjungi Iran, sumber menjelaskan kpd harian al-Hayat. Bahwa perjumpaan trilateral, yang terdiri dari para pejabat Iran, Turki dan Rusia, dijadwalkan akan diselenggarakan cepat. Untuk menemukan cara untuk mengakhiri perang Suriah. Sumber menambahkan bahwa bagian dari perjalanan Erdogan ke Teheran akan difokuskan pada problem ini.

Harian yang berbasis di London itu menyoroti kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif baru-baru ini ke Turki. Dan menjelaskan perjalanan itu ditunaikan dalam kerangka maksud yang dikejar oleh Erdogan selama kunjungannya ke Moskow.

Menurut al-Arab, segitiga Iran-Turki-Rusia akan membentuk gabungan internasional untuk berhadapan dengan Barat. Itulah sebabnya kenapa Erdogan akan kunjungi Iran secepatnya.

Harian itu juga menggarisbawahi bahwa perjalanan Zarif memperlihatkan kalau perkembangan yang cepat sudah terjadi. Dan perkembangan penting sedang terbentuk di wilayah timur Tengah. Di mana hal ini akan meminggirkan negara-negara Arab yang abai terhedap perubahan yang cepat.

Al-Arab mengutip ungkapan analis yang menjelaskan bahwa keputusan strategi luar negeri negara-negara Arab, khususnya terkait Suriah, sudah gagal total.

Merebaknya berita presiden Turki Erdogan akan kunjungi Iran juga memperlihatkan kenyataan. Bahwa politik luar negeri suatu negara tidak otomatis mudah diramalkan. Buktinya Turki yang merasa Sahabat dekat Barat. sebelum ini tidak pernah terlintas di benak siapapun bahwa Erdogan akan kunjungi Iran.

Simpan

Simpan

Simpan

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :