Empat Program Reformasi Birokrasi Memperlihatkan Program Positif

Empat Program Reformasi Birokrasi Memperlihatkan Program Positif


loading…

JAKARTA – Berita bagus datang dari banyak program pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, salah satunya ialah reformasi birokrasi. Sejumlah capaian sudah memperlihatkan peningkatan dan mempunyai progres yang Terang. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Asman Abnur menjelaskan, terdapat empat program besar yang dijalankan dalam membenahi tata kelola pemerintahan.

Ke-4 program tersebut ialah peningkatan efisiensi anggaran dan penyelenggaraan reformasi birokrasi, penataan kelembagaan dan penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik, pengembangan SMART ASN ke terwujudnya world class government, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Dengan program ini, aku percaya reformasi birokrasi bakal berjalan akseleratif dan tata kelola pemerintahan yang bagus bakal terwujud,” katanya dalam acara Leader’s Talk Seri Pertama: Apa Berita Reformasi Birokrasi di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/5/2018).

Menteri Asman menyampaikan program penguatan reformasi birokrasi mengalami tidak sedikit kemajuan. Di antaranya kenaikan nilai rata-rata reformasi birokrasi kementerian/lembaga sampai level kota dan kabupaten.

Pada level kementerian/lembaga, nilai reformasi birokrasi memperlihatkan peningkatan dari tahun 2015 sampai tahun 2017. Nilai reformasi birokrasi ini ialah tingkat perkembangan instansi pemerintah dalam penerapan budaya anti korupsi, penyelenggaraan anggaran secara efektif dan efisien, serta kualitas pelayanan publik yang diberikan terhadap masarakat.

Selain itu, Kemenpan RB pun terus memacu penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Tujuannya supaya instansi bisa mempertanggungjawabkan hasil atas penggunaan anggaran, menetapkan ukuran dan target kinerja yang Terang, serta menghemat anggaran melalui aktifitas yang berdampak langsung pada pencapaian sasaran pendirian.

Loading...
loading...

“Dengan penerapan SAKIP, di sejumlah kementerian/lembaga, pemerintah kabupaten/ kota dan provinsi sudah terjadi efisiensi anggaran yang luar biasa, yaitu mencapai Rp41,15 triliun,” ujarnya.

Di sisi lain, demi memotivasi akuntabilitas kinerja pada 2017 sudah dikerjakan penyesuaian sistem perencanaan, penganggaran dan info kinerja di seluruh kementerian/lembaga dengan memanfaatkan Aplikasi Krisna. Hal ini terwujud dengan kolaborasi 3 kementerian yaitu Kemenpan RB, Bappenas, dan Kementerian Keuangan. Sedangkan, demi pemerintah daerah sedang dikerjakan pendampingan penerapan aplikasi SEPAK@T terhadap berkisar 21 pemerintah provinsi/ kabupaten/kota dan bakal bertambah lagi berkisar 370 pemerintah daerah.

Dalam peningkatan budaya anti korupsi, ketika ini terdapat 109 unit kerja Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan 18 unit kerja Wilayah Birokrasi Suci dan Melayani (WBBM). Melalui pendirian zona integritas ini, unit kerja pelayanan percontohan (WBK/WBBM) bakal sebagai role model bagi unit kerja lainnya dalam usaha peningkatan kualitas pelayanan publik dan budaya anti-korupsi.

“Tahun 2018, pendirian zona integritas fokus pada institusi penegak hukum bagaikan polres, kejaksaan negeri,pengadilan negeri, dan pengadilan tinggi,” jelasnya.

(poe)

Empat Program Reformasi Birokrasi Memperlihatkan Program Positif

Loading...

[Source]

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *