Eks Teroris: Polisi dan Simbol Negara jadi Target, sebab Anggap Indonesia Negara Kufur

Eks Teroris: Polisi dan Simbol Negara jadi Target, sebab Anggap Indonesia Negara Kufur

Aparat hukum sekarang sebagai target dari jaringan teroris di Indonesia.
Pada kasus terbaru, 3 anggota kepolisian mati di Kampung Melayu dari aksi bom bunuh diri.

Bekas teroris dari Jaringan Al Qaeda Sofyan Tsauri menjelaskan aparat penegak hukum ialah musuh dekat oleh para teroris.

Sebabnya para polisi tersebut ialah abdi di negara darul kufur.

“Memang ada musuh dekat ada musuh jauh. Musuh jauh ialah Amerika. Musuh dekat ialah aparat keamanan. Sebab Indonesia ini ialah darul kufur,” kata Sofyan Tsauri ketika dialog berjudul ‘Membedah Revisi Undang-Undang Terorisme’ di Cikini, Jakarta, Sabtu (3/5/2017).

Negara Darul Kufur ialah negara kafir yang tak menerapkan hukum-hukum Islam.

Sebetulnya, kata Sofyan, target teroris tak cuma polisi akan tetapi apa saja yang sebagai simbol-simbol negara.

“Sekarang ‘acak’ saja. Lebih fokus terhadap simbol atau aparat negara, kantor kelurahan dan sebagainya,” kata bekas Polisi berpangkat Brigadir Kepala itu.

Sofyan mengklaim dulunya ialah bagian dari Jaringan TerorismeAl Qaeda.
Dia menjalani pidana bui enam tahun dari vonis 10 tahun.

Sofyan dulunya ialah anggota Brimob Polri dan pernah bertugas di Aceh. [tribunnews.com]

Eks Teroris: Polisi dan Simbol Negara jadi Target, sebab Anggap Indonesia Negara Kufur

Link

You might like

About the Author: Hakim Abdul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.