Eks Teroris: Jangan Lengah, Aparat Pun Dapat Terpapar Radikalisme!

Eks Teroris: Jangan Lengah, Aparat Pun Dapat Terpapar Radikalisme!

Eks narapidana terorisme, Sofyan Tsauri, memotivasi seluruh lapisan masarakat, tidak terkecuali aparatur pemerintahan guna terus mengedepankan kewaspadaan kepada radikalisme dan terorisme. Keterpaparan radikalisme disebutnya tidak melihat back-ground sosial dan pekerjaan.

Hal ini disampaikan Sofyan ketika sebagai pemateri di aktifitas Penguatan Aparatur Kelurahan dan Desa dalam Pencegahan Terorisme di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu (9/5/2018). Di depan lurah, kepala desa, personel Babinsa dan Babinkamtimbas, Sofyan menjadinya dirinya sendiri selaku contoh kasus.

“Aku 13 tahun sebagai anggota Brimob, tapi aku terjebak masuk menuju jaringan pelaku terorisme,” kata Sofyan.
Paparan radikalisme, lanjut Sofyan, tak terjadi sebab adanya aksi-aksi terorisme yang diwarnai dengan aksi anarkis. Sebaliknya, radikalisme menyusup masuk secara perlahan melalui kedok ajaran keagamaan. “Aparat negara bisa tersentuh (radikalisme) tidak dengan aksi anarkis, tapi dengan tameng pemahaman agama yang radikal,” tambahnya.

Loading...
loading...

Guna menghindari paparan radikalisme, Sofyan menyarankan aparatur pemerintahan guna selektif dalam memilih rujukan belajar agama, yaitu pada pemuka agama yang memikiki track record bagus.
Di kesempatan yang sama, lelaki yang terlibat terorisme camp pelatihan di Bukit Jalin, Aceh, tersebut membeberkan sejumlah ciri-ciri pelaku terorisme yang wajib diantisipasi. Di antaranya penggunaan identitas palsu, sikap tertutup dalam bermasyarakat dan aktifitas keagamaan bersifat eksklusif
“Ciri lainnya yang mudah ditemui mereka bicara soal agama, tapi justeru jarang tampak di masjid yang tak sealiran. Mereka menolak memakan daging yang dijual di pasar, sebab menganggap yang menggorok tak sealiran,” papar Sofyan.

Sofyan memotivasi aparatur pemerintahan bersikap aktif dalam melaksanakan deteksi dini dalam usaha pencegahan penyebarluasan radikalisme dan terorisme. Wujud nyatanya, masih kata Sofyan, ialah pendataan dan kontrol rutin terhadap pendatang baru. “Aparat tak

M Aras Prabowo

Eks Teroris: Jangan Lengah, Aparat Pun Dapat Terpapar Radikalisme!

Loading...

Link

loading...

You might like

About the Author: Hakim Abdul

KOLOM KOMENTAR ANDA :