Eks Budak S*ks ISIS, Gadis Rambut Pirang Mata Biru

Mantan Budak Seks ISISEks Budak Sks ISIS memberikan kesaksiannya. Bahwa gadis-gadis rambut pirang mata biru paling diminati anggota milisi ISIS. Seorang perempuan yang pernah disiksa dan diperbudak sks oleh teroris ISIS menjelaskan kesaksiannya. Bahwa kubu teror itu mengutamakan target perempuan-perempuan Barat untuk perdagangan s*ks.

Sebagaimana diadukan The Sun pada Sabtu (13/08), eks budak sks ISIS itu menyebutkan. Bahwa perempuan dengan rambut pirang dan mata biru ialah komoditas yang berharga bagi para anggota milisi ISIS. Mereka menyiksa para budak secara sks*al sebelum lantas menjual korban-korban yang sudah diculik untuk sejumlah uang.

 

 

ISIS diketahui sudah terlibat dalam usaha perekrutan dan indoktrinasi gadis-gadis dan wanita-wanita muda di seluruh dunia. Beberapa gadis-gadis Eropa meninggalkan rumah ke Suriah dan Irak untuk jadi anggota ISIS.

Saat ini sudah terungkap bahwa siswi Inggris berumur 15 tahun, Shamima Begum dan Amira Abase. Keduanya meninggalkan rumah mereka di Bethnal Green pada bulan Februari 2015. Mereka tak akan diperbolehkan untuk kembali ke Inggris.

ISIS diketahui membujuk wanita-wanita muda ini secara online dengan janji-janji palsu meliputi pembagian harta kekayaan. Juga dijanjikan pernikahan dan pengampunan dosa atau pertobatan.

 

 

 

Eks Budak S*ks ISIS dan Neraka Perbudakan ISIS

Bagaimanapun juga harapan perempuan gadis-gadis itu waktu berkoalisi dengan ISIS. Sekali mereka tertangkap oleh jaringan ISIS, mereka biasanya diperbudak secara sksal. Bahkan dianiaya dengan cara menjijikkan sebelum dibuang atau dijual.

Mereka mempermainkan hukum, yang dinilai selaku haram dalam Islam. Seperti ini jauh hukum haram. Sehingga mereka sengaja menghamili para korban dalam rangka untuk memperoleh nasab. Bay-bayi wanita dengan kulit yang putih dan mata biru bercahaya.

Eks budak s*ks ISIS, perempuan Yazidi bernama Nadia Murad, yang diculik dan dijual selaku budak sesudah keluarganya dibantai. Dia menjelaskan bahwa seluruh perempuan mesti berhati-hati di mana pun mereka berada.

Dia menjelaskan, ”Gadis blonde, bermata biru, dan berkulit putih terlalu diminati. Ketakutan meliputi seluruh orang. Kematian tak ada apa-apanya dibandingkan terror itu. Kematian tak ada apa-apanya dibandingkan neraka yang mesti kami lalui.” Seperti ini mantan budak seks ISIS menggambarkan situasi neraka perbudakan ISIS.

 

Samra Kesinovic

 

Terima kasih ke para eks budak s*ks ISIS

Remaja Australia, Sabina Selimovic dan Samra Kesinovic meninggalkan tanah airnya untuk berkoalisi dengan ISIS. Mereka meninggalkan rumahnya di Autralia pada bulan April tahun 2014. Mereka dipercayai sudah diradikalisasi sesudah membaca mengenai hal jihad versi radikalisme di internet.

Gadis Kesinovic, 17 tahun lantas diketahui mati di ibukota ISIS, Raqqa, tahun lalu sesudah bepergian ke Suriah. Ia dipukuli sampai mati dengan palu sesudah mencoba menyelamatkan diri dari perbudakan s*ks*al. Sementara Selimovic tampaknya mati waktu berperang.

Kita seluruh layak berterima kasih ke para mantan budak s*ks ISIS. Orang-orang di luar ISIS mengetahui seluk-beluk di balik ISIS sebab kesaksian mereka. Seluruh pelanggaran hukum-hukum Islam oleh anggota milisi ISIS, kesadisan dan kekejaman ISIS terungkap berkat kesaksian para eks budak s*ks ISIS.

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :