Eks Agen FBI: Bin Salman Ingin Tindakan mematikan Khashoggi Berlangsung Sebrutal Mungkin

Mantan Agen FBI: Bin Salman Ingin Pembunuhan Khashoggi Berlangsung Sebrutal Mungkin

Eks Agen FBI: Bin Salman Ingin Tindakan mematikan Khashoggi Berlangsung Sebrutal Mungkin

RIYADH – Seorang eks agen intelijen Amerika menjelaskan bahwa Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman sungguh berharap supaya tindakan mematikan untuk jurnalis yang senantiasa mengkritiknya, Jamal Khashoggi, berlangsung sekejam mungkin.

Seorang eks agen FBI, Ali Soufan, menjelaskan dalam wawancaranya ke mingguan Jerman Der Siegel pada hari Sabtu (20/10) bahwa cara Khashoggi dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober, semestinya jadi lambang sebuah tindakan mematikan terbrutal sebab orang di belakang pembunuhannya sungguh berharap tindakan mematikan terjadi semacam itu untuk menggunakannya selaku sebuah pesan tersirat.

Ia (bin Salman) menginginkannya berlangsung brutal seperti itu untuk menyampaikan pesan. Ia pikir dirinya akan sukses dengan hal itu,” kata Soufan dalam Tanya Jawab yang dipublikasikan di situs web Spiegel.

Soufan, yang sudah terlibat dalam beberapa operasi anti-terorisme terkenal baik di Amerika Serikat dan di semua dunia itu menjelaskan bahwa bin Salman, yang juga dikenal selaku MbS, ingin supaya pesannya dipahami melalui tindakan mematikan Khashoggi, bahwa siapa pun yang menentangnya wajib mau membayar mahal.

Loading...
loading...

“Sekarang, kita membahas seorang kepala diktator dan otoriter,” katanya, menambahkan “Mbs ingin menyampaikan pesan. Dan pesan ini ialah: Kalau anda menentang saya, saya akan menghabisi anda, siapa pun anda, dan di mana pun anda Ada,”

Bin Salman, Pangeran Mahkota yang masih berumur di awal 30-an, dipercayai ingin menduduki tahta di Arab Saudi dan menggantikan ayahnya yang Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Pangeran muda itu melancarkan serbuan besar-besaran kepada saingan dan lawannya tahun lalu waktu ia memerintahkan penangkapan tokoh-tokoh kerajaan di sebuah hotel di Riyadh. (ARN)


Arrahmah News
shared by Muhammad Najib

loading...

You might like

About the Author: Muhammad Najib

KOLOM KOMENTAR ANDA :