Dibebaskan, Pendeta AS Andrew Brunson Cepat Tinggalkan Turki

Dibebaskan, Pendeta AS Andrew Brunson Segera Tinggalkan Turki

Dibebaskan, Pendeta AS Andrew Brunson Cepat Tinggalkan Turki

ANKARA – Pengadilan Turki sudah membebaskan pendeta AS, Andrew Brunson, yang dipenjara sebab Disangka mempunyai hubungan dengan terorisme sesudah usaha kudeta yang gagal pada tahun 2016. Penangkapan Brunson sudah Memperparah hubungan AS-Turki, dan Trump memaksa Turki untuk membebaskannya.

Mengambil keputusan bahwa Brunson sudah melaksanakan pelanggaran terorisme, pengadilan memvonis 3 tahun dan 45 hari untuk pendeta Kristen itu pada hari Jumat. Walaupun ada putusan seperti itu, pengadilan juga mengambil keputusan bahwa penderita Amerika tersebut tidak akan dipenjara lebih lama lagi, sebab ia sudah ditahan oleh pihak berwenang semenjak Oktober 2016.

Baca: Turki: AS Jadikan Sekutu NATO Target Perang Ekonomi

Brunson sudah kembali dari pengadilan ke rumahnya di Izmir, dan diadukan tampak di Bandara Cigli Izmir pada Jumat malam. Diperkirkan bahwa pesawat pribadi akan membawanya kembali ke AS.

Penahanan Andrew Brunson sudah menimbulkan krisis diplomatik antara Ankara dan Washington, Putusan pengadilan hari Jumat ini tampaknya memuluskan jalan bagi pastor itu untuk kembali ke Amerika Serikat.

sesudah pengumuman pembebasan itu, Presiden Amerika Donald Trump mengumumkan Brunson akan cepat kembali ke Amerika Serikat.

Beberapa media beritapada hari Kamis memberitahukan bahwa pemerintahan Trump sudah mencapai Komitmen dengan Turki, melonggarkan beberapa sanksi selaku imbalan atas pengurangan atau pembatalan tuntutan kepada Brunson.

Loading...
loading...

Baca: AS Ancam Jatuhkan Sanksi Tambahan untuk Turki

“Saya terlalu berkeinginan tidak lama lagi Pastor Brunson, ia dan istrinya, akan bisa kembali ke Amerika Serikat,” kata Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo, hari Rabu. Pompeo dikabarkan giat terlibat dalam perbincangan tertutup dengan Ankara Soal pembebasan Brunson.

Hari Kamis, Jubir Departemen Luar Negeri Heather Nauert memberitahu para awak media bahwa ia tidak mengetahui ada Komitmen semacam itu dan mengumumkan ada proses hukum yang tengah berjalan.

Nauert mengumumkan berkeinginan tidak lama lagi Brunson dan istrinya akan bisa kembali ke Amerika Serikat. Menurut dia, hal ini akan jadi langkah penting dalam hubungan Amerika Serikat dan Turki.

Ia menambahkan bahwa para pejabat kedutaan besar Amerika akan datang dalam sidang hari Jumat untuk memperlihatkan sokongan bagi Brunson. (ARN)


Arrahmah News
by Ahmad Naufal

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

KOLOM KOMENTAR ANDA :