Di Jakarta, ISIS Aktif Sebar Propaganda Khilafah di Sejumlah Masjid

GAWAT… di Jakarta, ISIS aktif sebarkan ‘propaganda Khilafah’ di sejumlah masjid, penceramah bernama Syamsudin Uba menyokong propaganda ISIS di Masjid As-Syuhada, Jakarta….

 

 

Islam-Institute, JAKARTA – Keberadaan kubu anggota milisi Negara Islam atau disebut ISIS di Suriah dan Irak dapat jadi tempat pelatihan bagi gelombang lahirnya para pelaku peledakan bom di Indonesia, kata ahli terorisme Sidney Jones.

Penceramah bernama Syamsudin Uba berbicara dalam ceramah menyokong propaganda ISIS di Masjid As-Syuhada, Jakarta.

“Jika ada orang yang punya pengalaman di Suriah sanggup kembali ke Indonesia, dia sanggup jadi pemimpin dengan kredibilitas yang baru dan mumpuni, serta mempunyai komitmen ideologi yang lebih mendalam,” kata Sidney Jones.

Pimpinan Institute for Policy Analysis of Conflict ini juga menjelaskan, masyarakat Indonesia penyokong ISIS yang baru kembali dari Suriah “sanggup betul-betul menghidupkan dan melatih sel-sel teroris yang masih ada di Indonesia dan itu bahayanya.”

Ucapan Sidney Jones senada dengan apa yang pernah dibicarakan oleh Jaksa Agung Australia bahwa ISIS sudah mengincar Indonesia jadi tempat untuk basis “khilafah”-nya.

Menurut dia, kubu ekstrimis Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dapat membentuk basis aksi anarkis di Indonesia yang dia menyebut “depan pintu” Australia. Pernyataan Brandis itu juga mengacu pada penangkapan para terduga teroris di beberapa wilayah yang dituduh merencanakan pemboman di Jakarta pada perayaan Tahun Baru 2016. Mereka yang ditangkap juga diduga sel kubu teror yang terinspirasi ISIS.

Brandis menjelaskan “ndak ada keraguan sama sekali” bahwa Indonesia sudah jadi objek ambisi untuk ISIS yang sudah mengumumkan kekhalifahan di Afghanistan, Libya dan negara-negara lain di luar Suriah dan Irak utara.

”ISIS mempunyai ambisi untuk meningkatkan kehadirannya dan tingkat aktivitas di Indonesia, baik secara langsung atau melalui pengganti,” kata Brandis ke The Australian.

Contoh nyata sekali sebagaimana diliput oleh awak media ABC bahwa Penyokong kubu teroris ISIS aktif menyebarkan propaganda mereka di sejumlah masjid di Jakarta, termasuk mengajak orang untuk berangkat ke Suriah untuk meraih “kehidupan yang lebih baik”.

ABC mendatangi sebuah aktifitas yang tampaknya merupakan ceramah di Masjid As-Syuhada di bagian daerah di Jakarta, dan menyaksikan bagaimana propaganda mengenai kehidupan di wilayah yang mereka menyebut Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

Ini merupakan untuk pertama kalinya media asing datang dalam kajian agama yang tampaknya merupakan bagian dari aktifitas perekrutan kubu ini di ibukota Indonesia. seusai menyusuri berbagai jalan, tim ABC akhirnya menemukan Masjid As-Syuhada yang terletak dalam gang yang ndak sanggup dimasuki mobil.

Kameramen ABC yang masyarakat Indonesia dan seorang Muslim diizinkan datang dalam aktifitas ini. Walaupun beberapa kali diingatkan untuk ndak membikin rekaman, tapi apa yang ditangkap kamera ABC terlalu terang.

“Mereka memproklamirkan wilayah itu selaku Negara Islam karena hukum tuhan ditegakkan full dan ndak ada intimidasi dari negara luar,” ujar penceramah bernama Syamsudin Uba. “Dan dengan pengorbanana nyawa dan harta mereka memproklamirkan Negara Islam,” tambahnya.

Menurut catatan, Syamsuddin pernah ditahan terkait penyebaran propaganda ISIS, tapi dibebaskan dengan alasan ndak ada aturan hukum yang sanggup dipergunakan untuk menjeratnya. “Walaupun orang kafir ndak mengakui Negara Islam ini, walaupun PBB ndak mengakuinya, tapi ummat Islam ndak memerlukan pengakuan mereka,” kata Syamsuddin dalam ceramahnya.

“Ummat Islam cuma butuh pengakuan dari tuhan dalam negara yang menegakkan hukum-hukum tuhan. Biarpun orang kafir ndak menyukainya,” tambahnya lagi. Rekaman aktifitas ini belakangan diupload secara online selaku propaganda ISIS ke YouTube.

Dalam rekaman itu tampak terang bendera ISIS. Kelihatan pula bahwa pembicara lainnya giat mendukung mereka yang datang untuk berangkat ke Suriah untuk “kehidupan yang lebih baik”.

“Begitu anda tiba di sana Insya Allah, anda ndak perlu membayar sewa rumah, tagihan listrik dan air,” katanya.

“Anda akan memperoleh pembagian makanan, gaji bulanan, tunjangan kesehatan gratis,” tambahnya. Pembicara itu bahkan menjanjikan diperbolehkannya perkawinan antar ras di ISIS.

Tatkala ceramah selesai dan ndak ada lagi ancaman, ABC kembali ke masjid itu dan menemui pengurus masjid. Seorang pengurus masjid mengklaim ndak tahu-menahu bahwa ceramah yang barusan berlangsung merupakan aktifitas propaganda ISIS.

“Mereka meminta izin terlalu mepet. Para pengurus masjid ndak tahu apa yang jadi tema ceramahnya,” katanya. ABC memperoleh info setidaknya lima masjid di Jakarta dipergunakan untuk merekrut penyokong ISIS. Salah satunya terletak di daerah Menteng yang dikenal selaku daerah yang beberapa ditinggali diplomat.

Aktifitas serupa juga terjadi di Masjid Al Fataa dan diketahui bahwa pelaku Bom Thamrin, Afif, sering tampak di sana. Sementara itu, Farihin Kandai, bekas anggota kubu teroris jema’ah Islamiah yang sudah menjalani masa hukuman, mengklaim di dekati pihak keamanan untuk membantu menyetop penyebaran propaganda ISIS.

“Pihak keamanan menghubungi saya dan mengklaim kuatir dengan menyebarnya penyokong ISIS di masjid-masjid di Indonesia,” katanya. “Saya dimintai dukungan untuk menyetop hal itu,” ujar Fahirin. Tetapi penyebaran propaganda ISIS dikhawatirkan bahkan kian berkembang.  (AL/SFA)

 

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :