Home / Berita Eropa / Diancam ISIS, Perayaan Akhir Perang Dunia II Dipimpin Ratu Elizabeth

Diancam ISIS, Perayaan Akhir Perang Dunia II Dipimpin Ratu Elizabeth

Diancam ISIS, Ratu Elizabeth Pimpin Perayaan Akhir Perang Dunia II

Islam-Institute, LONDON – Elizabeth II, Ratu Inggris, memimpin upacara perayaan peringatan 70 tahun kemenangan Inggris atas Jepang dalam Perang Dunia II. Perayaan ini digelar di tengah ancaman pembunuhan terhadap Ratu Elizabeth yang ditebarkan oleh ISIS.

Raja dan anggota kerajaan lain turut hadir dalam upcara peringatan yang dipusatkan di gereja St. Martin di London, seperti disutat dari Associated Press, Sabtu (15/8/2015). Tampak pula para veteran  Perang Dunia II dan mantan tawanan perang.

 

Ratu Elizabeth II memimpin perayaan akhir Perang Dunia ke-II ditengah ancaman pembunuhan oleh kelompok ISIS | (USnews)

 

Beberapa kerumunan terlihat mengusap mata mereka selama mengikuti dengan khidmat upacara peringatan tersebut. Mereka tampaknya masih terbayang rasa sakit dan memori dari mereka yang telah tewas akibat perang tersebut.

“(Kami) ingat, dengan rasa syukur, mereka yang memberikan hidup mereka untuk sesuatu yang telah kami yakini sebagai kebenaran, dan terutama mengingat kawan-kawan kami, di kamp-kamp penjara, atau di laut yang berasal dari Timur Jauh, membuat pengorbanan tertinggi, dan juga mengingat mereka yang telah meninggal, sejak kepergian mereka, sebagai akibat dari penderitaan mereka,” ujar vikaris St Martin, Sam Wells.

Dalam perayaan 70 rahun kemenangan Inggris ini sejumlah veteran dan mantan tawanan, dimana banyak diantara mereka kini dalam kondisi lemah, akan ikut bergabung dengan anggota militer Inggris dalam parade yang akan melalui pusat kota London menuju Westminster Abbey. Ratusan masyarakat Inggris dipastikan akan menonton parade ini.

Sementara itu, pihak kepolisian London memperketat penjagaan diseputar jalur-jalur yang dilewati dalam parade perayaan kemenangan ini. Hal ini terkait ancaman pembunuhan terhadap Ratu Elizabeth II yang dikeluarkan oleh ISIS.

Komandan Kepolisian Scotland Yard, Dave Musker mengatakan, polisi telah bekerjasama dengan Departemen Pertahanan dan Royal British Legion dalam melakukan pengamanan guna memastikan upacara peringatan ini dapat berjalan dengan damai. (al/esn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Islam di Bosnia Kini Bangkit Kembali

Subhanallah, Islam di Bosnia Makin Berkibar. Di Bosnia dan Herzegovina pada 1992-1995 merupakan masa kelam ...