Home / Berita Indonesia / Demo Minta Ahok Ditangkap, Ibu-Ibu Ini Dapat Bayaran Rp 50 ribuan

Demo Minta Ahok Ditangkap, Ibu-Ibu Ini Dapat Bayaran Rp 50 ribuan

Front Pembela Kebenaran & Ikatan Generasi Muda Kristiani Demo Ahok di Gedung KPK

Islam-institute.com– Puluhan massa yang mengatasnamakan aliansi Masyarakat Peduli Jakarta (MPJ) dan Front Pembela Kebenaran serta Ikatan Generasi Muda Kristiani menggeruduk gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka mendesak KPK untuk segera memeriksa Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait pembelian lahan RS Sumber Waras.

Lucunya, puluhan massa yang mendatangi gedung KPK ini didominasi oleh ibu rumah tangga. Bahkan, mereka nekat membawa anaknya turut serta dalam aksi demo untuk mendapatkan uang Rp 50 ribu.

“Dapat uang Rp 50 ribu kita. Kalau enggak dapat uang saya mah engga mau ikut,” ujar salah satu peserta demo, Yati (38) di depan gedung KPK, Rabu (5/8/15.

 

Ibu-ibu demo Ahok di KPK. ©2015 Merdeka.com

 

Selain itu, Yati mengaku tidak tahu apa yang disampaikan dalam aksi tersebut. Parahnya, Yati pun mengakui kalau dirinya tidak memahami apa maksud dari teriakan orator aksi yang meminta KPK segera memeriksa Ahok.

“Ikut-ikut aja, baru diajak pagi tadi. Saya enggak tau masalahnya apa,” ujarnya.

Tidak hanya Yati, peserta demo lainnya yakni Juju (41) yang berasal dari Manggarai mengaku menerima uang Rp 50 ribu. “Sama dapat Rp 50 ribu. Tapi kita enggak dapat makan,” bebernya.

Namun, saat dikonfirmasi pendemo lain yaitu Feri tidak mau berkomentar banyak soal demo dan siapa yang membayar mereka. Feri malah menyuruh awak media untuk menanyakan hal tersebut kepada salah satu orang yang berada di lokasi.

“Tanya itu saja, yang baju kotak-kotak,” ucap dia sembari menunjuk temannya.

Tak berselang lama, demo pun berakhir. Puluhan ibu-ibu rumah tangga yang dipimpin mahasiswa itu langsung meninggalkan gedung KPK.

Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Afi Nihaya, NU Representasi Islam Ramah, bukan Islam Marah

Setelah tulisannya yang berjudul ‘Warisan’ viral, siswi SMA Asa Firda Inayah aliasAfi Nihaya Faradisa didatangi ...